Gempa bumi, bangunan rusak capai 476 unit

Selasa, 11 September 2012 - 20:20 WIB
Gempa bumi, bangunan...
Gempa bumi, bangunan rusak capai 476 unit
A A A
Sindonews.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mencatat jumlah bangunan rusak akibat guncangan gempa bumi berkekuatan 4,8 Skala Richter (SR) yang melanda Minggu 9 September lalu, bertambah menjadi 476 unit. Bangunan itu berupa rumah warga dan fasilitas keagamaan dan fasilitas pendidikan.

Hasil pendataan BPBD hingga Senin pukul 16.00 WIB, ratusan bangunan rusak itu tersebar di enam desa di Kecamatan Kabandungan yakni Desa Cipeteuy, Tugu Badak, Cihamerang, Kabandungan, Mekar Jaya dan Desa Cinaga. Seluruh bangunan tersebut mengalami kerusakan dalam kategori ringan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi, Usman Susilo mengungkapkan dari 476 bangunan yang terkena dampak guncangan gempa itu, hanya 17 unit bangunan yang mengalami rusak berat dan sedang. Kendati demikian, umumnya para korban gempa masih menempati kediamannya masing-masing.

“Karena sebagain besar kerusakannya ringan maka warga masih menempati rumahnya masing-masing. Hingga kini kami masih melakukan pendataan terutama bangunan rusak,” kata Usman.

Seiring dengan itu para korban telah mendapatkan bantuan logistic dari berbagai sumber seperti Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, BPBD Prov Jabar dan Chevron Geothermal Salak.

Sementara itu Camat Kabandungan, Ahmad Sujadi menerangkan guncangan gempa bumi 4,8 SR yang berpusat di Kabupaten Bogor itu tidak hanya merusak bangunan milik warga saja, tapi merusak sarana pertanian berupa jaringan irigasi yang biasa mengairi 70 hektare areal pertanian di Kecamatan Kabandungan.

“Selain rumah dan sarana pertanian, bencana ini menimbulkan dampak kerusakan pada sepuluh unit bangunan mushola, dua unit masjid, satu unit sekolah madrasah tsnawiyah dan satu sekolah dasar. Terpenting adalah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” kata Ahmad Sujadi.
(azh)
Berita Terkait
BMKG: Gempa Bumi M5,1...
BMKG: Gempa Bumi M5,1 di Mamuju Tengah Tak Berpotensi Tsunami
Apakah Aplikasi Pendeteksi...
Apakah Aplikasi Pendeteksi Gempa Benar-Benar Berfungsi?
Gempa Terkini Banten,...
Gempa Terkini Banten, Warganet Curhat di Twitter
2 Kali Gempa Besar Guncang...
2 Kali Gempa Besar Guncang Banten Terjadi Hari Jumat, Netizen Langsung Teringat Kiamat
Gempa Bumi Berkekuatan...
Gempa Bumi Berkekuatan M 5,7 Guncang Bayah Banten
Diguncang Gempa M 5,9...
Diguncang Gempa M 5,9 Masyarakat Bolaang Mongondow Selatan Sempat Mengalami Kepanikan
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
4 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
5 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
5 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
5 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
5 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
6 jam yang lalu
Infografis
Terdeteksi, Fenomena...
Terdeteksi, Fenomena Alam Pemicu Ratusan Gempa Bumi per-Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved