Tangan dibacok, uang Rp85 juta raib
Senin, 10 September 2012 - 17:08 WIB
Tangan dibacok, uang Rp85 juta raib
A
A
A
Sindonews.com - Aksi perampokan di siang bolong menimpa nasabah Bank Mandiri Wawan Kurniawan (34), dan Suprapto (36). Peristiwa ini terjadi ketika kedua nasabah tersebut hendak menyetorkan uang hasil penjualan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), di Jalan Cipinang Elok, Jatinegara, Jakarta Timur.
Kedua korban terluka dibagian lengan akibat mencoba mempertahankan uang hasil penjualan SPBU yang disimpan di dalam tas.
"Ada dua orang memepet korban, dengan sepeda motor Supra Fit, berjaket hitam, dan memakai helm lalu menyabetkan golok ke korban," ujar Budi (29) juru parkir di lokasi kejadian, Senin (10/9/2012).
Sementara itu, anggota Sistem Komuniasi Masyarakat (Siskomas) Kelurahan Cipinang Muara Hendro Wibowo mengaku, baru mengetahui adanya peristiwa perampokan setelah kedua korban berteriak minta tolong dan dalam kondisi terkapar.
"Warga baru tahu ketika korban sudah tergeletak di pinggir jalan, saat itu dari lengannya sudah mengeluarkan banyak darah, sementara pelakunya sudah melarikan diri," terangnya.
Di tempat terpisah Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Dian Perri mengatakan, pihaknya masih mendalami peristiwa yang terjadi pada siang hari tersebut.
"Masih kita lakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan bukti serta saksi. Menurut keterangan, uang yang diambil mencapai Rp85 juta," kata Dian.
Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka dilengannya dan harus dirawat di Rumah Sakit (RS) Premier, Jatinegara Jakarta Timur, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
"Wawan terkena sabetan dilengan kiri, sementara Suprapto di lengan kanan. Namun yang paling parah Wawan. Karena dia yang pegang uang, dan harus dilakukan operasi," tutup Dian.
Kedua korban terluka dibagian lengan akibat mencoba mempertahankan uang hasil penjualan SPBU yang disimpan di dalam tas.
"Ada dua orang memepet korban, dengan sepeda motor Supra Fit, berjaket hitam, dan memakai helm lalu menyabetkan golok ke korban," ujar Budi (29) juru parkir di lokasi kejadian, Senin (10/9/2012).
Sementara itu, anggota Sistem Komuniasi Masyarakat (Siskomas) Kelurahan Cipinang Muara Hendro Wibowo mengaku, baru mengetahui adanya peristiwa perampokan setelah kedua korban berteriak minta tolong dan dalam kondisi terkapar.
"Warga baru tahu ketika korban sudah tergeletak di pinggir jalan, saat itu dari lengannya sudah mengeluarkan banyak darah, sementara pelakunya sudah melarikan diri," terangnya.
Di tempat terpisah Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Dian Perri mengatakan, pihaknya masih mendalami peristiwa yang terjadi pada siang hari tersebut.
"Masih kita lakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan bukti serta saksi. Menurut keterangan, uang yang diambil mencapai Rp85 juta," kata Dian.
Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka dilengannya dan harus dirawat di Rumah Sakit (RS) Premier, Jatinegara Jakarta Timur, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
"Wawan terkena sabetan dilengan kiri, sementara Suprapto di lengan kanan. Namun yang paling parah Wawan. Karena dia yang pegang uang, dan harus dilakukan operasi," tutup Dian.
(mhd)