Bogor diguncang gempa 4.8 SR
Minggu, 09 September 2012 - 14:34 WIB
Bogor diguncang gempa 4.8 SR
A
A
A
Sindonews.com - Guncangan gempa melanda masyarakat Kabupaten Bogor dan Sukabumi, sekira pukul 01.27 WIB dini hari, dengan kekuatan 4.8 Skala Richter (SR). Akibat gempa itu banyak rumah warga yang rusah.
"Minggu pukul 01.27.15 WIB dikejutkan dengan gempa. Dengan kekuatan 4.8 SR," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, dalam rilis yang diterima oleh Sindonews, di Jakarta, Minggu (9/9/2012).
Dia memaparkan, jumlah rumah hingga siang ini tercatat 250 rumah rusak. "Di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor tercatat 250 rumah rusak yaitu di Desa Purbakti 65 rumah rusak dan Desa Cibunian 185 rumah rusak," katanya.
Dalam kejadian itu telah memakan tiga korban luka-luka yang di bawa ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terdekat.
Tambahnya, lokasi pusat gempa bumi di darat yaitu 6.70 LS, 106.64 BT (31 km Barat Daya Kabupaten Bogor-Jawa Barat dengan 10 kilometer). Gempa tidak menimbulkan potensi tsunami. Intensitas gempa yang dirasakan II MMI di Bogor dan Sukabumi," ujarnya.
Dia mengatakan, hingga siang ini pendataan masih dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Meski dilaporkan intensitas gempa sangat ringan hanya dua MMI.
BPBD Kab Bogor bersama Muspika dan masyarakat setempat melakukan penanganan bencana. Posko sudah didirikan di Balai Desa.
Katanya, hingga saat ini para korban gempa bumi tiggal di rumah tetangganya yang tidak kena gempa tersebut.
"Pengungsian sementara tinggal di rumah tetangga yang rumahnya tidak rusak. Logistik dan tenda segera dari BPBD Bogor. Tim Reaksi Cepat BNPB telah di lokasi sejak tadi pagi. Pendataan dan verifikasi kerusakan masih dilakukan di lapangan dan akan disampaikan kemudian," katanya.
"Minggu pukul 01.27.15 WIB dikejutkan dengan gempa. Dengan kekuatan 4.8 SR," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, dalam rilis yang diterima oleh Sindonews, di Jakarta, Minggu (9/9/2012).
Dia memaparkan, jumlah rumah hingga siang ini tercatat 250 rumah rusak. "Di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor tercatat 250 rumah rusak yaitu di Desa Purbakti 65 rumah rusak dan Desa Cibunian 185 rumah rusak," katanya.
Dalam kejadian itu telah memakan tiga korban luka-luka yang di bawa ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terdekat.
Tambahnya, lokasi pusat gempa bumi di darat yaitu 6.70 LS, 106.64 BT (31 km Barat Daya Kabupaten Bogor-Jawa Barat dengan 10 kilometer). Gempa tidak menimbulkan potensi tsunami. Intensitas gempa yang dirasakan II MMI di Bogor dan Sukabumi," ujarnya.
Dia mengatakan, hingga siang ini pendataan masih dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Meski dilaporkan intensitas gempa sangat ringan hanya dua MMI.
BPBD Kab Bogor bersama Muspika dan masyarakat setempat melakukan penanganan bencana. Posko sudah didirikan di Balai Desa.
Katanya, hingga saat ini para korban gempa bumi tiggal di rumah tetangganya yang tidak kena gempa tersebut.
"Pengungsian sementara tinggal di rumah tetangga yang rumahnya tidak rusak. Logistik dan tenda segera dari BPBD Bogor. Tim Reaksi Cepat BNPB telah di lokasi sejak tadi pagi. Pendataan dan verifikasi kerusakan masih dilakukan di lapangan dan akan disampaikan kemudian," katanya.
(mhd)