25 desa di OI belum dialiri listrik

Jum'at, 07 September 2012 - 15:02 WIB
25 desa di OI belum...
25 desa di OI belum dialiri listrik
A A A
Sindonews.com - Dinas Pertambangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Ogan Ilir (OI) mencatat hingga saat ini sedikitnya ada 25 desa yang berada di 16 kecamatan dalam Kabupaten Ogan Ilir (OI) belum dialiri listrik. Akibatnya, kondisi desa tersebut menjadi gelap gulita.

“Berdasarkan hasil survey dan verifikasi yang dilakukan petugas Dinas Pertambangan dan Energi ada 25 desa yang belum dialiri listrik. 25 desa itu berada di sembilan kecamatan dari 16 kecamatan yang ada di Bumi Caram Seguguk,” kata Kepala Dinas Pertambangan, Energi dan SDM OI, M Tahir, Jumat (7/9/2012).

Menurut dia, sembilan kecamatan yang desanya belum dialiri listrik PLN tersebut diantaranya Kecamatan Pemulutan, Pemulutan Selatan, Pemulutan Barat, Sungai Pinang, Kandis, Indralaya, Indralaya Utara, dan Kecamatan Rambang Kuang.

Apabila malam hari, kata dia, selama ini masyarakat desa lebih memanfaatkan lampu teplok, lilin dan sebagainya sebagai lampu penerangan.

Dalam upaya meningkatkan pelayanan masyarakat dalam hal penerangan, pihaknya bersama dengan PT PLN Persero Cabang Inderalaya telah menyusun program penyambungan jaringan listrik dari desa ke desa.

“Program penyambungan jaringan listrik ini sudah berjalan sejak beberapa tahun lalu. Program itu memang dikhususkan bagi desa yang belum teraliri listrik. Seperti di Kecamatan Pemulutan Barat dan Pemulutan Selatan, kini sudah dialiri listrik,” ujarnya.

Di samping program peningkatan dan penambahan jaringan listrik, masih kata dia, pihaknya juga memberikan bantuan aliran listrik kepada sarana publik dan tempat-tempat keramaian seperti sekolah, kantor camat dan sarana ibadah.

Dia mengaku sekolah menjadi salah satu prioritas untuk dialiri listrik. Bahkan pihaknya memberikan bantuan penambahan daya bagi sekolah yang dianggap kekurangan pasokan energi.

“Tahun ini kami usulkan ada 25 desa untuk dialiri listrik. Mudah-mudahan hingga 2014 tidak ada lagi desa di OI yang belum memiliki listrik. Ya, pada tahun 2011 saja sudah sembilan desa yang dialiri listrik,” tandasnya.

Sementara itu, anggota DPRD OI, Wahyudi menambahkan desakan datang dari masyarakat Desa Ulak Seberuk OI yang meminta agar pemerintah segera mengaliri listrik di desa ini.

”Pada APBD P tahun 2012 ini alokasi anggaran pada Dinas Pertambangan dan Energi mengalami kenaikan sekitar Rp 1,6miliar. Nah, dengan adanya kenaikan alokasi anggaran ini diupayakan dapat memenuhi semua kebutuhan setiap program, termasuk program penyambungan jaringan listrik ke desa yang belum teraliri listrik,” tutur politisi PDI Perjuangan OI ini.
(azh)
Berita Terkait
Pemerintah Perpanjang...
Pemerintah Perpanjang Pemberian Diskon Tagihan Listrik
Pemerintah Tahan Kenaikan...
Pemerintah Tahan Kenaikan Tarif Listrik untuk Menjaga Daya Beli Masyarakat
Kebutuhan Investasi...
Kebutuhan Investasi Ketenagalistrikan Nasional
Subsidi Listrik Diperpanjang...
Subsidi Listrik Diperpanjang Hingga Maret 2021
Schneider Electric Kampanyekan...
Schneider Electric Kampanyekan Rumah Nyaman, Listrik Aman
MCB RXE, Si Kecil yang...
MCB RXE, Si Kecil yang Bikin Rumah Aman dari Kebakaran
Berita Terkini
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
21 menit yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
30 menit yang lalu
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
3 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
4 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
5 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
6 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved