Bentrok galian C, warga Maccinibaji siaga

Jum'at, 07 September 2012 - 14:39 WIB
Bentrok galian C, warga...
Bentrok galian C, warga Maccinibaji siaga
A A A
Sindonews.com - Ratusan warga Desa Maccinibaji, Kecamatan Bajeng, siaga menyusul adanya isu akan diserang para penambang galian C di daerah itu. Isu aksi penyerangan tersebut dipicu lantaran warga kembali menutup akses jalan menuju lokasi tambang galian C di Desa Maccinibaji.

Daeng Rala P, salah seorang warga Desa Maccinibaji mengatakan, para pengelola tambang terkesan tidak terima atas penutupan jalan tersebut, padahal aksi blokade jalan ini dilakukan untuk perbaikan. Aksi blokade ini pun dilakukan pada Kamis malam 6 September 2012.

"Jalan ini rusak parah akibat truk mengangkut tambang," ungkap Daeng Rala menjelaskan kepada wartawan, Jumat (7/9/2012).

Dia mengatakan, apapun yang terjadi pihaknya tidak akan membiarkan truk pengangkut tambang melewati jalan ini, disambung menimbulkan kerusakan jalan cukup parah.

Kapolsek Bajeng AKP Muh Yunus mengatakan warga setempat siaga menyusul adanya isu yang menyebutkan pekerja tambang akan melakukan penyerangan. Untuk antisipasi bentrokan, pihak kepolisian akan mencoba melakukan pendekatan keada masyarakat dan para penambang.

"Iya memang ada isu itu. Truk juga menimbulkan polusi debu yang cukup mengganggu warga sekitar," kata Muh Yunus.

Camat Bajeng Irwan Hamidin mengatakan, perbaikan jalan di Desa Maccinibaji belum dapat dilakukan tahun ini karena belum ada anggaran. Sebagai langkah awal, Pemkab hanya dapat melakukan penimbunan di sejumlah ruas jalan yang rusak dan penyiram air untuk mengurangi polusi debu yang kerap mengganggu warga sekitar.

"Langkah tersebut sudah pernah disepakati warga. Aksi penutupan ini lantaran adanya salah seorang penambang membuka paksa akses jalan yang diblokade," katanya.

Irwan mengatakan, hasil kesepatan warga dengan penambang, warga akan meminta pungutan perbaikan jalan kepada setiap truk penambang yang lewat di jalan ini, namun kesepakatan tersebut rupanya tidak dijalankan karena dilarang oleh Kades Maccinibaji Anwar Daeng Nai.

"Pungutan bagi setiap truk yang lewat untuk perbaikan jalan sangat tepat, karena yang akan melewati jalan ini adalah para truk tambang itu sendiri," katanya.

Sementara, Kades Maccinibaji Anwar Deng Nai tidak mau berkomentar mengenai aksi blokir jalan. Dia hanya meminta kepada wartawan agar tidak membesar-besarkan kejadian tersebut.

"Saya minta kepada wartawan agar kejadian ini tidak dipanas-panasi," kata Anwar sambil mengabaikan pertanyaan wartawan.
(azh)
Berita Terkait
KKP Hentikan Penambangan...
KKP Hentikan Penambangan Pasir Laut Ilegal di Pulau Rupat
KKP Hentikan Aktivitas...
KKP Hentikan Aktivitas Pengerukan Pasir di Perairan Pulau Tunda
Investor China Berburu...
Investor China Berburu Kuarsa di Indonesia, HIPKI Ajak Bangun Smelter
Begini Dampak Buruk...
Begini Dampak Buruk Jika Indonesia Ekspor Pasir Laut
Pemerintah Didesak Tak...
Pemerintah Didesak Tak Lagi Terbitkan PK3 MNP
Polda Jateng Gerebek...
Polda Jateng Gerebek 2 Lokasi Penambangan Ilegal di Blora, Sejumlah Alat Berat Diamankan
Berita Terkini
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
3 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
3 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
4 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
6 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
7 jam yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
9 jam yang lalu
Infografis
Semifinal Liga Champions:...
Semifinal Liga Champions: Arsenal vs Atletico Madrid, PSG Bentrok Bayern Munich
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved