Kanopi venue tenis PON runtuh
Jum'at, 07 September 2012 - 08:14 WIB
Kanopi venue tenis PON runtuh
A
A
A
Sindonews.com - Ada-ada saja gangguan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau. Belum juga dibuka secara resmi, kanopi pintu utama venue tenis lapangan di kompleks Perkantoran PTPN V Pekanbaru, kemarin, sudah runtuh akibat terjangan angin kencang.
Dua Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pelti) Sumut, yakni Edi dan Sofyan serta dua pekerja terluka akibat kejadian itu.
Sekretaris Pengprov Pelti Sumut Hady Suyono mengungkapkan, runtuhnya kanopi venue cabang olahraga (cabor) tenis lapangan itu terjadi saat hujan deras disertai angin kencang yang melanda Pekanbaru.
Hady bersama Edi dan Sofyan mengendarai mobil Toyota Kijang Innova hitam BK 18 QE berada di pelataran parkir. Sebelum kejadian, dia mencari atlet kontingen Sumut di dalam gedung venue.Karena tidak ketemu, dia pun kembali ke mobil.
”Saat jalan menuju mobil atau sekitar 20 meter dari pintu utama, terdengar suara keras. Rupanya kanopi berukuran sekitar 20 x 20 meter runtuh menimpa mobil kami. Edi dan Sofyan ada di dalam mobil itu,” ungkapnya saat dihubungi melalui telepon seluler tadi malam.
Lantaran takut ada runtuhan susulan, keduanya memilih bertahan di mobil.Edy dan Sofyan hanya mengalami luka ringan di bagian pundak saja.
PB PON XVIII Riau menyatakan robohnya kanopi arena tenis di kompleks PTPN V, Pekanbaru, tidak akan mengganggu pertandingan secara keseluruhan.
”Jangan hanya karena satu kanopi runtuh, kita harus mengambil kesimpulan keseluruhannya tak layak,” kata Ketua Bidang I Bidang Sarana dan Prasarana PB PON, Emrizal Pakis.
Dua Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pelti) Sumut, yakni Edi dan Sofyan serta dua pekerja terluka akibat kejadian itu.
Sekretaris Pengprov Pelti Sumut Hady Suyono mengungkapkan, runtuhnya kanopi venue cabang olahraga (cabor) tenis lapangan itu terjadi saat hujan deras disertai angin kencang yang melanda Pekanbaru.
Hady bersama Edi dan Sofyan mengendarai mobil Toyota Kijang Innova hitam BK 18 QE berada di pelataran parkir. Sebelum kejadian, dia mencari atlet kontingen Sumut di dalam gedung venue.Karena tidak ketemu, dia pun kembali ke mobil.
”Saat jalan menuju mobil atau sekitar 20 meter dari pintu utama, terdengar suara keras. Rupanya kanopi berukuran sekitar 20 x 20 meter runtuh menimpa mobil kami. Edi dan Sofyan ada di dalam mobil itu,” ungkapnya saat dihubungi melalui telepon seluler tadi malam.
Lantaran takut ada runtuhan susulan, keduanya memilih bertahan di mobil.Edy dan Sofyan hanya mengalami luka ringan di bagian pundak saja.
PB PON XVIII Riau menyatakan robohnya kanopi arena tenis di kompleks PTPN V, Pekanbaru, tidak akan mengganggu pertandingan secara keseluruhan.
”Jangan hanya karena satu kanopi runtuh, kita harus mengambil kesimpulan keseluruhannya tak layak,” kata Ketua Bidang I Bidang Sarana dan Prasarana PB PON, Emrizal Pakis.
(lns)