Bom Tambora mau dibawa ke Ambon
Kamis, 06 September 2012 - 15:33 WIB
Bom Tambora mau dibawa ke Ambon
A
A
A
Sindonews.com - Bahan peledak yang ditemukan di Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat kemarin ternyata akan dibawa ke Ambon. Hal ini terungkap dari pengakuan ibu tersangka pemilik bahan peledak tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto mengatakan, dari penuturan ibunya Toriq dia mengaku kalau barang-barang tersebut akan dibawa ke Ambon.
"Jadi ibunya pernah bertanya, benda itu untuk apa. Toriq menjawab mau dibawa ke Ambon," katanya, Kamis (6/9/2012).
Namun, pernyataan ini masih akan didalami apakah jawaban Toriq yang mengatakan bom tersebut hendak dibawa ke Ambon adalah benar atau hanya jawaban asal.
Ia melanjutkan, Toriq diketahui sudah mulai menyendiri di dalam kamar sejak remaja. Bahkan dari keterangan warga, dalam kegiatan keagamaan Toriq pun mempunya sikap yang berbeda.
Masyarakat sekitar sudah melihat gelagat ekslusif yaitu tidak mau berbaur dengan masyarakat dalam kegiatan agama, tidak mau menjadi makmum juga imam saat salat berjamaah.
Ia lebih memilih ikut dengan pengajian Al-Qiyadah yang ada di luar lingkungan itu.
"Kami temukan lembaran bertuliskan Al-Qiyadah di kamarnya. Kami masih belum tahu apa saja aktivitas pengajian itu dan lokasinya di mana," tegasnya.
Polisi, juga belum mengetahui latar belakang pendidikan dari Thoriq. "Kami belum ketahui pasti sudah berapa lama dia merakit bom. Tapi dia selalu merakitnya di kamar," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah benda yang diduga bom rakit setengah jadi ditemukan di Jalan Teratai 7, RT 02/04, Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat pukul 14.30 WIB. Benda itu ditemukan di dalam rumah milik Ibu Iyot (60).
Penemuan benda diduga bom rakitan ini bermula dari kecurigaan masyarakat sekitar melihat ada kepulan asap dari rumah Iyot.
Awalnya, warga menyangka ada kebakaran. Warga sekitar lalu mendatangi rumah tersebut dan mendapati benda itu yang diduga dimiliki Muhamad Toriq putra Iyot yang kini menganggur.
Saat warga mendekat, Toriq justru kabur dengan masih mengenakan sarungnya ke arah Jembatan Lima. Tim Gegana langsung mengamankan benda berbahaya itu untuk diteliti lebih lanjut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto mengatakan, dari penuturan ibunya Toriq dia mengaku kalau barang-barang tersebut akan dibawa ke Ambon.
"Jadi ibunya pernah bertanya, benda itu untuk apa. Toriq menjawab mau dibawa ke Ambon," katanya, Kamis (6/9/2012).
Namun, pernyataan ini masih akan didalami apakah jawaban Toriq yang mengatakan bom tersebut hendak dibawa ke Ambon adalah benar atau hanya jawaban asal.
Ia melanjutkan, Toriq diketahui sudah mulai menyendiri di dalam kamar sejak remaja. Bahkan dari keterangan warga, dalam kegiatan keagamaan Toriq pun mempunya sikap yang berbeda.
Masyarakat sekitar sudah melihat gelagat ekslusif yaitu tidak mau berbaur dengan masyarakat dalam kegiatan agama, tidak mau menjadi makmum juga imam saat salat berjamaah.
Ia lebih memilih ikut dengan pengajian Al-Qiyadah yang ada di luar lingkungan itu.
"Kami temukan lembaran bertuliskan Al-Qiyadah di kamarnya. Kami masih belum tahu apa saja aktivitas pengajian itu dan lokasinya di mana," tegasnya.
Polisi, juga belum mengetahui latar belakang pendidikan dari Thoriq. "Kami belum ketahui pasti sudah berapa lama dia merakit bom. Tapi dia selalu merakitnya di kamar," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah benda yang diduga bom rakit setengah jadi ditemukan di Jalan Teratai 7, RT 02/04, Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat pukul 14.30 WIB. Benda itu ditemukan di dalam rumah milik Ibu Iyot (60).
Penemuan benda diduga bom rakitan ini bermula dari kecurigaan masyarakat sekitar melihat ada kepulan asap dari rumah Iyot.
Awalnya, warga menyangka ada kebakaran. Warga sekitar lalu mendatangi rumah tersebut dan mendapati benda itu yang diduga dimiliki Muhamad Toriq putra Iyot yang kini menganggur.
Saat warga mendekat, Toriq justru kabur dengan masih mengenakan sarungnya ke arah Jembatan Lima. Tim Gegana langsung mengamankan benda berbahaya itu untuk diteliti lebih lanjut.
(ysw)