Ingin cepat ke sekolah, Rifaldi tersambar kereta

Selasa, 04 September 2012 - 08:41 WIB
Ingin cepat ke sekolah,...
Ingin cepat ke sekolah, Rifaldi tersambar kereta
A A A
Sindonews.com - Tak ada yang menyangka, niatan Ahmad Rifaldi (11), warga Jalan Pelita I RT 11/RW 03, Palmerah, Jakarta Barat, untuk cepat tiba di sekolahnya berujung maut.

Pada hari pertama masuk sekolah pascalibur Lebaran, nyawa siswa kelas III SD Darussalam itu melayang setelah disambar KRL Commuter Line di sekitar Jembatan Gantung, Jalan Citarum, Gambir, Jakarta Pusat, kemarin pukul 06.30 WIB.

Rifaldi mengalami luka serius di bagian kepala dan pinggang. Saat kejadian, korban bersama dua temannya, Niko dan Acong, hendak berangkat ke sekolah yang terletak di Jalan Batang Hari, Gambir, Jakarta Pusat. Takut telat, mereka pun tergesa-gesa menyusuri rel kereta.

Nahas, saat bersamaan datang KRL dari arah Tanah Abang menuju Duri yang tidak disadari korban. Niko dan Acong sempat ditarik warga sekitar, tidak demikian dengan Rifaldi.

Tak pelak, kereta yang melaju dengan kecepatan tinggi langsung menyambar korban. Tubuh korban terpelanting beberapa meter. Nuning Widiantari (38), ibu korban, tak bisa menyembunyikan kesedihan. Dia tak mendapatkan firasat apa pun terkait duka yang dialaminya. Hanya sebelum ke sekolah, korban sempat bilang akan pulang pukul 11.00 WIB.

Dari pengakuan Nuning, anak kedua dari empat bersaudara itu mengalami keterbelakangan mental sehingga telat masuk SD. Rifaldi baru masuk SD ketika berusia sembilan tahun.

Setiap ke sekolah, korban memang menyusuri rel kereta dengan diantar. Entah mengapa, saat kejadian, korban tidak mau diantar ibunya. “Saya masih mandi, lalu datang dua temannya yang mengajak anak saya. Tiba-tiba saya dapat kabar kalau Rifaldi dibawa ke rumah sakit (RSCM). Biasanya saya yang anterin dia," tutur Nuning di Jakarta, Senin 3 September 2012.

Korban yang sudah tidak bernyawa dibawa ke RSCM untuk kepentingan visum. Selanjutnya, jenazah Rifaldi dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat. Sementara Kohar (40), ayah korban yang sudah lima tahun bercerai dengan Nuning, mengaku sudah berniat menjemput buah hatinya di sekolah.

“Tadinya saya mau jemput anak saya di sekolahan. Namun, takdir berkata lain, saya malah menjemputnya di kamar mayat,” ucapnya sedih.

Atas kejadian itu, pihaknya berharap pemerintah memperhatikan keselamatan warga Jati Pulo yang hendak menyeberang ke Cideng. Dia meminta jembatan penyeberangan orang (JPO) yang di kawasan itu ditertibkan. Saat ini JPO tersebut ditempati para gelandangan, sehingga warga memilih melintas di rel kereta api.

“Biarlah anak saya jadi korban, tapi kalau saya boleh meminta agar jembatan yang ada ditertibkan, karena anak saya melintas di rel lantaran jembatan penyeberangan orang tidak berfungsi sebagaimana mestinya,” keluh Kohar.

Kapolsek Gambir AKBP Tatan Dirsan mengatakan, berdasarkan olah tempat kejadian perkara, saat kejadian korban terlihat bingung. Sebelumnya, datang kereta dari arah Duri menuju ke Stasiun Tanah Abang. Setelah kereta tersebut melintas, korban berlari tanpa menyadari ada kereta lain dari Tanah Abang.

“Dua temannya berhasil diselamatkan warga sekitar. Korban terserempet dan meninggal di tempat,” ucap AKBP Tatan.
(lil)
Berita Terkait
Banyak Korban Jiwa,...
Banyak Korban Jiwa, Kasus Kecelakaan di Jalan Tol Masih Tinggi
Hati-hati! Ini 4 Faktor...
Hati-hati! Ini 4 Faktor Utama Penyebab Kecelakaan di Jalan Tol
Kecelakaan Maut di Jalan...
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Bogor, Seorang Perempuan Tewas
Risiko Kecelakaan Lalu...
Risiko Kecelakaan Lalu Lintas Tinggi, JRP Lakukan Ini
Prancis Ganti Nama Kecelakaan...
Prancis Ganti Nama Kecelakaan Lalu Lintas Fatal Jadi Pembunuhan Lalu Lintas
Polisi Ini Rela Menambal...
Polisi Ini Rela Menambal Jalan Berlubang Demi Mencegah Lakalantas
Berita Terkini
Ledakan di Gudang Amunisi...
Ledakan di Gudang Amunisi TNI Madiun, Korban Dilarikan ke RSUD Caruban
16 menit yang lalu
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Bedah Rumah Buruh Cuci Gosok di Bogor
32 menit yang lalu
Dukung Kapolda Cup 2026,...
Dukung Kapolda Cup 2026, HGI Dorong Pertumbuhan Olahraga Asah Otak
1 jam yang lalu
Transfer Pengetahuan,...
Transfer Pengetahuan, AA Kadu Bagikan Tips Memilih Bibit Durian Berkualitas
1 jam yang lalu
CFIRST Sayangkan Langkah...
CFIRST Sayangkan Langkah JPU Ajukan Banding dalam Kasus Dedi Saputra
2 jam yang lalu
Ternyata Pelajar Pembawa...
Ternyata Pelajar Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang Korban Bully
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved