Macet, jalan Pasar Gembrong diperlebar

Senin, 03 September 2012 - 16:02 WIB
Macet, jalan Pasar Gembrong...
Macet, jalan Pasar Gembrong diperlebar
A A A
Sindonews.com - Untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di sekitar pasar Gembrong, Jakarta Timur, Pemprov DKI melalui dinas Pekerjaan Umum (PU) melakukan pelebaran, dan peningkatan lajur jalan di kawasan tersebut.

Kepala Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur Mirza Aryadi Soelarso mengatakan, proses pengerjaan jalan itu nantinya akan mengganggu para pengguna jalan yang melintas. Karenanya, dia meminta masyarakat untuk memahami apabila terjadi kepadatan selama pengerjaan jalan berlangsung.

“Kami harap masyarakat pengguna Jalan dapat mengerti, dan bersabar ketika melintas di kawasan sekitar Pasar Gembrong. Karena di kawasan itu saat ini sedang dilakukan pelebaran jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta,” kata Mirza di Jakarta, Senin (3/9/2012).

Nantinya menurut Mirza, di kawasan tersebut lajur jalan yang semula hanya memiliki tiga lajur dengan lebar sekitar 10 meter, akan bertambah menjadi empat lajur dengan lebar kurang lebih 14 meter. Pelebaran lajur itu sendiri dimulai setelah terowongan Pasar Gembrong hingga putaran seberang Pom Bensin, dengan mengambil beberapa meter median jalan sekitar.

“Kami sangat mendukung pengerjaan ini, karena peningkatan lajur ini sebagai upaya melayani, sekaligus upaya melancarkan arus lalu lintas dari Kampung Melayu ke arah Pondok Bambu, terutama aktivitas pengendara pada jam-jam sibuk,” ujarnya.

Meski demikian, dia juga menyadari masalah kemacetan di kawasan tersebut tidak hanya bisa diatasi dengan pelebaran jalan. Tapi juga harus dilakukan cara lain, seperti penertiban pedagang kaki lima.

“Kami juga meminta kepada Satpol PP setempat untuk mengawasi, dan mengimbau pedagang kaki lima agar tidak berjualan di pinggir jalan yang justru dapat menimbulkan kemacetan,” tegasnya.

Secara terpisah Kepala Satpol PP Jakarta Timur Syahdonan memaparkan, pihaknya tidak pernah merasa bosan untuk memberi pengertian dan mengimbau pedagang kaki lima agar tidak berjualan di atas trotoar.

"Saya meminta kepada para aparat Satpol PP tingkat kecamatan turut aktif menertibkan pedagang kaki lima. Namun saya tegaskan, penertiban yang dilakukan haruslah dengan cara persuasif. Para Pedagang kaki lima tetap harus diajak komunikasi dan diberi pengertian agar tidak lagi berjualan di tempat yang tidak diperbolehkan,” jelasnya.
(lil)
Berita Terkait
Deretan Kota-Kota di...
Deretan Kota-Kota di Indonesia dengan Tingkat Kemacetan Tertinggi
Makin Parah, Jakarta...
Makin Parah, Jakarta Tempati Peringkat Ketujuh Kota Termacet di Dunia
Kurangi Macet di Jakarta,...
Kurangi Macet di Jakarta, Heru Budi Akan Bahas Pembagian Jam Kerja Usai Lebaran
Potret Kemacetan Imbas...
Potret Kemacetan Imbas Penutupan Jalan Protokol
Kerugian Rp71,4 Triliun...
Kerugian Rp71,4 Triliun Akibat Macet Parah di 6 Kota
Jelang Jumatan, Mampang...
Jelang Jumatan, Mampang Prapatan Macet Parah
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
1 jam yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
2 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
2 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
2 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
3 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
3 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved