Penembak misterius di Papua ditangkap
Senin, 03 September 2012 - 10:13 WIB
Penembak misterius di Papua ditangkap
A
A
A
Sindonews.com - Polres Jayapura Kota berhasil menangkap pelaku penembakan misterius yang kerap terjadi di Papua. Pelaku penembakan ini berasal dari kelompok Dany Kogoya. Penangkapan dilakukan di Hotel Dhany, Distrik Jayapura Selatan, Jayapura, Papua.
Kasat Reskrim Polres Jayapura Kota AKP Ridho Purba mengatakan, penyergapan tersebut dilakukan polisi pada pukul 22.45 WIT. Sebelum melakukan penangkapan, polisi lebih dulu melakukan pengintaian di Hotel Dhany.
Dany Kogoya tiba di hotel dengan menggunakan mobil Toyota Avanza warna biru muda DS 1605 AK dan memesan kamar bersama dengan Sony Kosay dan Petrus Jikwa.
"Pelaku Dany Kogoya saat penangkapan sedang membuat janji bertemu dengan seseorang di Hotel Dhany," ujar Ridho Purba menjelaskan kepada wartawan, Senin (3/9/2012).
Saat akan ditangkap, ketiganya melakukan perlawanan. Bahkan Sony Kosay sempat mengeluarkan badik untuk melawan petugas. Sedangkan Dany dan Petrus mencoba melarikan diri. Tidak ingin buruannya kabur, polisi melepaskan tembakan peringatan. Akan tetapi, tersangka Dany tidak menghiraukan peringatan petugas.
"Tersangka Dany terpaksa kami lumpuhkan dengan timah panas. Betis kanan tersangka tertembus peluru," terangnya Ridho.
Tersangka Dany pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura untuk mendapat perawatan. Dari informasi yang diperoleh, akibat luka tembak tersebut, tulang kaki Dany hingga putus. Sedangkan dua pelaku lainnya digelandang ke Mapolres Jayapura Kota.
Kelompok Dany Kogoya merupakan kelompok yang selama ini dicari-cari polisi. Kelompok ini melakukan serentetan aksi penembakan di Jayapura. Aksi yang dilakukan antara lain penembakan warga sipil di Nafri, Distrik Abepura, Jayapura tahun 2010 dan penghadangan dan penembakan pengendara motor yang menewaskan tiga orang tahun 2011 di Distrik Abepura.
Kasat Reskrim Polres Jayapura Kota AKP Ridho Purba mengatakan, penyergapan tersebut dilakukan polisi pada pukul 22.45 WIT. Sebelum melakukan penangkapan, polisi lebih dulu melakukan pengintaian di Hotel Dhany.
Dany Kogoya tiba di hotel dengan menggunakan mobil Toyota Avanza warna biru muda DS 1605 AK dan memesan kamar bersama dengan Sony Kosay dan Petrus Jikwa.
"Pelaku Dany Kogoya saat penangkapan sedang membuat janji bertemu dengan seseorang di Hotel Dhany," ujar Ridho Purba menjelaskan kepada wartawan, Senin (3/9/2012).
Saat akan ditangkap, ketiganya melakukan perlawanan. Bahkan Sony Kosay sempat mengeluarkan badik untuk melawan petugas. Sedangkan Dany dan Petrus mencoba melarikan diri. Tidak ingin buruannya kabur, polisi melepaskan tembakan peringatan. Akan tetapi, tersangka Dany tidak menghiraukan peringatan petugas.
"Tersangka Dany terpaksa kami lumpuhkan dengan timah panas. Betis kanan tersangka tertembus peluru," terangnya Ridho.
Tersangka Dany pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura untuk mendapat perawatan. Dari informasi yang diperoleh, akibat luka tembak tersebut, tulang kaki Dany hingga putus. Sedangkan dua pelaku lainnya digelandang ke Mapolres Jayapura Kota.
Kelompok Dany Kogoya merupakan kelompok yang selama ini dicari-cari polisi. Kelompok ini melakukan serentetan aksi penembakan di Jayapura. Aksi yang dilakukan antara lain penembakan warga sipil di Nafri, Distrik Abepura, Jayapura tahun 2010 dan penghadangan dan penembakan pengendara motor yang menewaskan tiga orang tahun 2011 di Distrik Abepura.
(san)