Gerindra jamin, Prabowo klarifikasi
Sabtu, 01 September 2012 - 16:00 WIB
Gerindra jamin, Prabowo klarifikasi
A
A
A
Sindonews.com - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta hari ini memanggil Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APSSI) Prabowo Subianto untuk dimintai keterangan iklan yang diduga ada unsur kampanye terselubung. Namun yang bersangkutan tidak menghadiri panggilan tersebut.
Kendati demikian, Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik berjanji Ketua Dewan Pembinanya itu akan mengklarifikasi tuduhan iklan yang diduga mengandung unsur kampanye tersebut."Prabowo taat hukum, nanti ada klarifikasi. Karena nanti pak Fadli Zon kali ya, undangannya juga mendadak, mungkin minggu depan," tukasnya tanpa menyebutkan alasan tidak hadirnya Prabowo, di kantor Panwaslu DKI Jakarta, Sabtu (1/9/2012).
Dia mengatakan, aduan tim advokasi Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (Foke-Nara) mengenai iklan kampanye di beberapa stasiun televisi itu harus dikaji dahulu oleh Panwaslu DKI Jakarta, sebelum memutuskan untuk memanggil Prabowo yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra.
"Pertama saya kira Panwaslu DKI Jakarta harus kaji dulu adakah yang disampaikan itu masuk dalam ranah kampanye, atau tidak. Kan sesuatu yang masuk dalam kategori kampanye kalau memuat empat unsur. Keempat unsur itu masuk atau tidak," tukasnya.
Dia mengungkapkan, unsur pertama dari pelanggaran itu, harus dilakukan oleh yang bersangkutan, baik oleh tim suksesnya maupun si calon. Kedua, menyampaikan visi dan misi ke dalam iklan itu, ketiga mengajak orang untuk mencoblos, dan keempat ada waktu yang ditetapkan.
Menurutnya, pelaporan iklan Prabowo ke Panwaslu DKI Jakarta hanya sebagai langkah tim Foke-Nara untuk mengganjal pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja. "Saya kira genit aja ini yang laporan. Nanti semua spanduk saya laporin loh," tegasnya.
Seperti diketahui, pemanggilan Prabowo oleh Panwaslu DKI dilakukan berdasarkan laporan pasangan calon gubernur DKI Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli atas iklan dibeberapa stasiun televisi swasta yang diduga berbau kampanye. Dalam tayangan itu, ada konten Joko Widodo, dan ajakan memilih Jakarta baru serta menayangkan alat peraga baju kotak-kotak.
Kendati demikian, Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik berjanji Ketua Dewan Pembinanya itu akan mengklarifikasi tuduhan iklan yang diduga mengandung unsur kampanye tersebut."Prabowo taat hukum, nanti ada klarifikasi. Karena nanti pak Fadli Zon kali ya, undangannya juga mendadak, mungkin minggu depan," tukasnya tanpa menyebutkan alasan tidak hadirnya Prabowo, di kantor Panwaslu DKI Jakarta, Sabtu (1/9/2012).
Dia mengatakan, aduan tim advokasi Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (Foke-Nara) mengenai iklan kampanye di beberapa stasiun televisi itu harus dikaji dahulu oleh Panwaslu DKI Jakarta, sebelum memutuskan untuk memanggil Prabowo yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra.
"Pertama saya kira Panwaslu DKI Jakarta harus kaji dulu adakah yang disampaikan itu masuk dalam ranah kampanye, atau tidak. Kan sesuatu yang masuk dalam kategori kampanye kalau memuat empat unsur. Keempat unsur itu masuk atau tidak," tukasnya.
Dia mengungkapkan, unsur pertama dari pelanggaran itu, harus dilakukan oleh yang bersangkutan, baik oleh tim suksesnya maupun si calon. Kedua, menyampaikan visi dan misi ke dalam iklan itu, ketiga mengajak orang untuk mencoblos, dan keempat ada waktu yang ditetapkan.
Menurutnya, pelaporan iklan Prabowo ke Panwaslu DKI Jakarta hanya sebagai langkah tim Foke-Nara untuk mengganjal pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja. "Saya kira genit aja ini yang laporan. Nanti semua spanduk saya laporin loh," tegasnya.
Seperti diketahui, pemanggilan Prabowo oleh Panwaslu DKI dilakukan berdasarkan laporan pasangan calon gubernur DKI Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli atas iklan dibeberapa stasiun televisi swasta yang diduga berbau kampanye. Dalam tayangan itu, ada konten Joko Widodo, dan ajakan memilih Jakarta baru serta menayangkan alat peraga baju kotak-kotak.
(lil)