Hingga Agustus dua napi kabur di Jabar
Jum'at, 31 Agustus 2012 - 21:39 WIB
Hingga Agustus dua napi kabur di Jabar
A
A
A
Sindonews.com - Tercatat dua narapidana yang berhasil meloloskan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Jawa Barat (Jabar), hingga akhir bulan Agustus 2012.
Kepala Kantor Wilayah Jawa Barat Kementerian Hukum dan HAM (Kakanwil Jabar Kemenkum HAM) I Wayan Kusmuantha Dusak mengatakan, kedua buronan tersebut lolos dari Lapas Cirebon, dan Lapas Karawang.
"Sampai sekarang mereka belum tertangkap lagi. Kita sudah berkoordinasi dengan polisi, sekarang mereka statusnya buron (DPO)," jelasnya keada wartawan, Jumat (31/8/2012).
Walau demikian, Wayan enggan menjelaskan, terkait kasus, dan nama para buronan tersebut. Pasalnya, wayan mengakui kelemahan pihaknya yang lalai dalam melaksanakan tugasnya.
Menurutnya, para napi tersebut dalam pelariannya menunggu saat petugas lengah. Di saat itulah, mereka mengambil kunci dan langsung kabur.
"Ini merupakan kesalahan dari petugas saja. Tingkat kewaspadaan dari petugas menurun. Saat itu lagi santai tiba-tiba napi mengambil kunci dan melarikan diri," katanya.
Saat ini, pihaknya telah memberikan sanksi kepada petugas yang lalai hingga menyebabkan kedua napi tersebut kabur. Pihaknya berjanji, kedepan kasus lolosnya narapidana tidak akan terulang kembali. Salah satu caranya yakni dengan memperketat penjagaan.
Kepala Kantor Wilayah Jawa Barat Kementerian Hukum dan HAM (Kakanwil Jabar Kemenkum HAM) I Wayan Kusmuantha Dusak mengatakan, kedua buronan tersebut lolos dari Lapas Cirebon, dan Lapas Karawang.
"Sampai sekarang mereka belum tertangkap lagi. Kita sudah berkoordinasi dengan polisi, sekarang mereka statusnya buron (DPO)," jelasnya keada wartawan, Jumat (31/8/2012).
Walau demikian, Wayan enggan menjelaskan, terkait kasus, dan nama para buronan tersebut. Pasalnya, wayan mengakui kelemahan pihaknya yang lalai dalam melaksanakan tugasnya.
Menurutnya, para napi tersebut dalam pelariannya menunggu saat petugas lengah. Di saat itulah, mereka mengambil kunci dan langsung kabur.
"Ini merupakan kesalahan dari petugas saja. Tingkat kewaspadaan dari petugas menurun. Saat itu lagi santai tiba-tiba napi mengambil kunci dan melarikan diri," katanya.
Saat ini, pihaknya telah memberikan sanksi kepada petugas yang lalai hingga menyebabkan kedua napi tersebut kabur. Pihaknya berjanji, kedepan kasus lolosnya narapidana tidak akan terulang kembali. Salah satu caranya yakni dengan memperketat penjagaan.
(mhd)