Tolak kedatangan SBY, 10 mahasiswa gelar demo
Kamis, 30 Agustus 2012 - 13:38 WIB
Tolak kedatangan SBY, 10 mahasiswa gelar demo
A
A
A
Sindonews.com - Menilai kinerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) gagal, 10 mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Jawa Barat (Jabar) menolak kedatangan Presiden SBY di Kota Bandung.
Dengan hanya bermodalkan spanduk bekas yang ditempeli oleh kertas berisi orasi, satu persatu mahasiswa mengutarakan orasinya dengan pengawalan ketat pihak kepolisian. Koordinator aksi, Hamdan Ardiansyah mengungkapkan aksi ini sebagai simbol pengusiran SBY yang dinilai gagal memimpin Indonesia.
"Masih banyak yang belum terselesaikan, seperi lumpur lapindo dan korupsi yang berjangkit di pemerintahannya," ungkap Hamdan menjelaskan kepada wartawan, Kamis (30/8/2012).
Dalam kesempatan itu, mereka juga mahasiswa membacakan Tujuh Gugatan (Tugu) Rakyat dihadapan sejumlah wartawan dan polisi. Gugatan tersebut di antaranya menuntut pemerintah untuk menasionalisasi aset strategi bangsa. Selain itu mereka juga menuntut pemerintah mewujudkan pendidikan dan pelayanan kesehatan yang terjangkau bagi masyarakat.
"Tuntaskan reformasi birokasi dan berantas mafia peradilan," ucapnya.
Akhirnya, setelah hanya sekira 15 menit menggelar aksi orasi di Jalan Dalem Kaum yang jaraknya sekitar 100 meter dari lokasi kedatangan SBY, mahasiswa membubarkan diri dengan sebelumnya melucuti tulisan SBY dari posternya dan melemparinya.
Dari pantauan, akibat aksi mahasiswa ini persimpangan Dalem Kaum, Alun-Alun Timur sedikit tersendat. Meski aksi telah berakhir, namun beberapa petugas kepolisian masih berjaga dilokasi.
Seperti diketahui, kedatangan SBY di Kota Bandung untuk mengahadiri acara Hari Kebangkitan Teknologi Nasional di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika.
Dengan hanya bermodalkan spanduk bekas yang ditempeli oleh kertas berisi orasi, satu persatu mahasiswa mengutarakan orasinya dengan pengawalan ketat pihak kepolisian. Koordinator aksi, Hamdan Ardiansyah mengungkapkan aksi ini sebagai simbol pengusiran SBY yang dinilai gagal memimpin Indonesia.
"Masih banyak yang belum terselesaikan, seperi lumpur lapindo dan korupsi yang berjangkit di pemerintahannya," ungkap Hamdan menjelaskan kepada wartawan, Kamis (30/8/2012).
Dalam kesempatan itu, mereka juga mahasiswa membacakan Tujuh Gugatan (Tugu) Rakyat dihadapan sejumlah wartawan dan polisi. Gugatan tersebut di antaranya menuntut pemerintah untuk menasionalisasi aset strategi bangsa. Selain itu mereka juga menuntut pemerintah mewujudkan pendidikan dan pelayanan kesehatan yang terjangkau bagi masyarakat.
"Tuntaskan reformasi birokasi dan berantas mafia peradilan," ucapnya.
Akhirnya, setelah hanya sekira 15 menit menggelar aksi orasi di Jalan Dalem Kaum yang jaraknya sekitar 100 meter dari lokasi kedatangan SBY, mahasiswa membubarkan diri dengan sebelumnya melucuti tulisan SBY dari posternya dan melemparinya.
Dari pantauan, akibat aksi mahasiswa ini persimpangan Dalem Kaum, Alun-Alun Timur sedikit tersendat. Meski aksi telah berakhir, namun beberapa petugas kepolisian masih berjaga dilokasi.
Seperti diketahui, kedatangan SBY di Kota Bandung untuk mengahadiri acara Hari Kebangkitan Teknologi Nasional di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika.
(azh)