Lingkungan rusak, debit air Sendang Senjoyo turun

Senin, 27 Agustus 2012 - 23:40 WIB
Lingkungan rusak, debit...
Lingkungan rusak, debit air Sendang Senjoyo turun
A A A
Sindonews.com - Debit mata air sendang Senjoyo di Desa Tegalwaton Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang terus mengalami penurunan dalam 2-3 tahun terakhir. Terus berkurangnya air ini bisa mengancam ribuan hektare sawah, air PDAM dan perusahan di Kota Salatiga yang selama ini mengambil air dari sumber tersebut.

Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Jawa Tengah Prasetyo Budie Yuwono mengakui kondisi tersebut. Menurutnya, penurunan debit air dikarenakan degradasi lingkungan. Daerah tangkapan air tidak bisa menyerap ke dalam tanah sehingga sumber mata air menurun.

“Ini bisa mengancam 2.335 hektare sawah yang menggunakan irigasi teknis dari sumber tersebut. Terkait penurunannya berapa, perlu saya cek lagi,” ungkap Prasetyo menjelaskan, Senin (27/8/2012).

Seperti diketahui, selain digunakan untuk irigasi teknis, sumber air tersebut juga dimanfaatkan oleh PDAM Kota Salatiga, PDAM Kabupaten Semarang, PT Damatex, Yonif 411 Salatiga.

“Perlu keterpaduan semua pihak untuk melakukan konservasi agar kondisi lingkungan bisa lestari,” urainya.

Anggota Fraksi Gerindra DPRD Jateng Moch Wasiman mengatakan, sebelumnya air Sendang Senjoyo begitu melimpah. Kebutuhan air bagi petani untuk mengairi sawah dan keperluan sehari-hari penduduk sekitar sangat mencukupi.

“Penurunan selama tiga tahun terakhir cukup parah. Hal ini memicu konflik horizontal antar petani karena kebutuhan air tetap, sedangkan aliran air semakin sedikit,” kata Wasiman.

Lebih jauh dijelaskan, kondisi petani juga bakal semakin sulit karena juga harus berbagi dengan perusahaan-perusahaan yang memang pipa ke mata air.

“Oleh karena itu, perlu perhatian dan peran serta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengatasi hal ini,” pintanya.

Direktur PDAM Tirta Dharma Kabupaten Semarang Noor Haryadi juga membenarkan penurunan debit air tersebut, yang biasanya terjadi pada musim kemarau. Kendati demikian, dia mengaku tidak terlalu khawatir dengan adanya penurunan debit air di Senjoyo. Karena selama ini PDAM Kabupaten Semarang hanya mengambil antara 11-30 liter per detik sehingga tidak terlalu mengganggu pasoan ke pelanggan.

“Justru yang memanfaatkan besar ini PDAM Kota Salatiga sebanyak 238 liter per detik,” katanya.
(azh)
Berita Terkait
Awal Musim Kemarau 2024...
Awal Musim Kemarau 2024 Diprediksi Mundur, Ini Rincian Daerahnya
Puncak Kemarau di Maros...
Puncak Kemarau di Maros Diprediksi Pada Bulan Agustus
56% Wilayah Indonesia...
56% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau Sejak Awal Juli 2023
37,7% Wilayah Indonesia...
37,7% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, BMKG: Waspada Dampak Kekeringan
BMKG Laporkan 21 Daerah...
BMKG Laporkan 21 Daerah di Indonesia Tidak Hujan Selama 2 Bulan Lebih
BMKG Laporkan 63% Wilayah...
BMKG Laporkan 63% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau hingga Akhir Juli 2023
Berita Terkini
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
46 menit yang lalu
Manfaat MBG Perlu Diperluas,...
Manfaat MBG Perlu Diperluas, Partai Perindo Dukung Penguatan BGN di Sulut
46 menit yang lalu
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
1 jam yang lalu
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
4 jam yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
6 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
7 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved