Kakek kubur istrinya di dalam rumah
Selasa, 28 Agustus 2012 - 02:30 WIB
Kakek kubur istrinya di dalam rumah
A
A
A
Sindonews.com - Warga Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, digemparkan oleh temuan jenazah Sarmijah (70), yang dikubur Kasri (75), yang tak lain suaminya sendiri di dalam kamar rumah. Diduga, wanita paruh baya itu, dibunuh dan sengaja dikuburkan di dalam kamar untuk menghilangkan jejak.
Namun aparat kepolsian tidak mudah percaya. Untuk memastikan kematian korban, petugas membawa jenazah ke rumah sakit untuk menjalani otopsi. Sementara suami korban, yang diduga pelaku pembunuhan, kini diamankan di mapolsek setempat.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Siti Yaroh, tetangga korban saat akan memberi makan kepada korban. Namun dia curiga, karena tidak seperti biasa rumah korban dikunci dari dalam. Akhirnya Siti melapor, dan bersama aparat kepolisian membuka paksa rumah korban.
"Kehidupan sehari-hari mereka normal, tidak pernah ada pertengkaran. Korban memang sudah lama sakit diabetes, sedang tersangka memang pernah mengalami gangguan kejiwaan satu tahun lalu," ujar Siti memberikan kesaksian, kepada wartawan di lokasi kejadian, Senin (27/8/2012).
Setelah rumah korban dibongkar paksa, petugas menaruh curiga dengan meja kamar rumah korban. Di bawah meja tersebut, petugas melihat sesuatu yang mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas mendapati korban sudah dikubur dengan kedalaman hanya 15 sentimeter.
Saat kuburan korban dibongkar, petugas juga menemukan sebilah benda tajam, yakni celurit yang diduga digunakan untuk menggali tanah.
Kapolres Malang AKBP Rinto Djatmono mengatakan, untuk memastikan penyebab kematian, jenazah korban langsung dibawa ke kamar jenazah Rumah Sakit (RS) Saiful Anwar Malang, untuk diotopsi. "Suami korban kini masih menjalani pemeriksaan intensif petugas, dan pemeriksaan kondisi kejiwaan," terang Rinto.
Namun aparat kepolsian tidak mudah percaya. Untuk memastikan kematian korban, petugas membawa jenazah ke rumah sakit untuk menjalani otopsi. Sementara suami korban, yang diduga pelaku pembunuhan, kini diamankan di mapolsek setempat.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Siti Yaroh, tetangga korban saat akan memberi makan kepada korban. Namun dia curiga, karena tidak seperti biasa rumah korban dikunci dari dalam. Akhirnya Siti melapor, dan bersama aparat kepolisian membuka paksa rumah korban.
"Kehidupan sehari-hari mereka normal, tidak pernah ada pertengkaran. Korban memang sudah lama sakit diabetes, sedang tersangka memang pernah mengalami gangguan kejiwaan satu tahun lalu," ujar Siti memberikan kesaksian, kepada wartawan di lokasi kejadian, Senin (27/8/2012).
Setelah rumah korban dibongkar paksa, petugas menaruh curiga dengan meja kamar rumah korban. Di bawah meja tersebut, petugas melihat sesuatu yang mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas mendapati korban sudah dikubur dengan kedalaman hanya 15 sentimeter.
Saat kuburan korban dibongkar, petugas juga menemukan sebilah benda tajam, yakni celurit yang diduga digunakan untuk menggali tanah.
Kapolres Malang AKBP Rinto Djatmono mengatakan, untuk memastikan penyebab kematian, jenazah korban langsung dibawa ke kamar jenazah Rumah Sakit (RS) Saiful Anwar Malang, untuk diotopsi. "Suami korban kini masih menjalani pemeriksaan intensif petugas, dan pemeriksaan kondisi kejiwaan," terang Rinto.
(san)