Selama mudik, 56 orang tewas di Sumsel
Senin, 27 Agustus 2012 - 15:24 WIB
Selama mudik, 56 orang tewas di Sumsel
A
A
A
Sindonews.com - Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) meliris pasca pelaksanaan operasi ketupat 2012, tercatat 56 orang tewas selama arus mudik dan lebaran Idul Fitri tahun ini.
Pjs Kabid Humas Polda Sumsel AKBP R Djarod Padakova mengatakan, kecelakaan lalu-lintas selama arus mudik dan balik didominasi kendaraan roda dua.
"Jika dilihat jumlah kasusnya mengalami penurunan. Tahun lalu kasus kecelakaan mencapai 114 kasus tapi tahun ini hanya 97 kasus," ungkap Djarod, Senin (27/8) siang di Mapolda Sumsel.
Sedangkan kasus korban tewas karena kecelakaan, sambung perwira melati dua yang menjabat sebagai Wadirlantas Polda Sumsel ini, tahun 2011, hanya 40 orang.
"Tahun 2012 meningkat menjadi 56 orang. Kejadian laka tewas banyak di jalan daerah kabupaten di Sumsel," katanya.
Terakhir kasus kecelakaan yang cukup besar terjadi di Kabupaten Muaraenim, dimana mobil masuk kanal, hingga beberapa penumpangnya tewas ditempat.
Disinggung mengenai penyebab kecelakaan tewas, Djarod menyatakan, masih dalam proses penyelidikan anggota satuan lalu-lintas di lokasi masing-masing.
"Kita belum berani menyimpulkan faktornya apa, kelalaian atau lainnya, karena belum dapat laporan resmi dari penyidik di lapangan," pungkasnya.
Pjs Kabid Humas Polda Sumsel AKBP R Djarod Padakova mengatakan, kecelakaan lalu-lintas selama arus mudik dan balik didominasi kendaraan roda dua.
"Jika dilihat jumlah kasusnya mengalami penurunan. Tahun lalu kasus kecelakaan mencapai 114 kasus tapi tahun ini hanya 97 kasus," ungkap Djarod, Senin (27/8) siang di Mapolda Sumsel.
Sedangkan kasus korban tewas karena kecelakaan, sambung perwira melati dua yang menjabat sebagai Wadirlantas Polda Sumsel ini, tahun 2011, hanya 40 orang.
"Tahun 2012 meningkat menjadi 56 orang. Kejadian laka tewas banyak di jalan daerah kabupaten di Sumsel," katanya.
Terakhir kasus kecelakaan yang cukup besar terjadi di Kabupaten Muaraenim, dimana mobil masuk kanal, hingga beberapa penumpangnya tewas ditempat.
Disinggung mengenai penyebab kecelakaan tewas, Djarod menyatakan, masih dalam proses penyelidikan anggota satuan lalu-lintas di lokasi masing-masing.
"Kita belum berani menyimpulkan faktornya apa, kelalaian atau lainnya, karena belum dapat laporan resmi dari penyidik di lapangan," pungkasnya.
(ysw)