Pukuli pengendara, pelajar mabuk dihakimi warga

Minggu, 26 Agustus 2012 - 22:19 WIB
Pukuli pengendara, pelajar...
Pukuli pengendara, pelajar mabuk dihakimi warga
A A A
Sindonews - Afriansyah Multasam (17), seorang pelajar nyaris tewas diamuk massa, setelah mengeroyok dan membacok pria bermotor di Jalan Basuki Rahmat depan Lorong Cambai Jaya, Kecamatan Kemuning, Palembang, Minggu (26/8/2012) bersama kelima temannya.

Beruntung, anggota Unit 5 Subdit 3 Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan (Sumsel) pimpinan Kompol Abdurahman melintas di lokasi kejadian. Sehingga dapat menenangkan massa, dan mengamankan tersangka Afriansyah.

Kasubdit 3 Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Saut P Sinaga mengatakan, kejadian bermula saat korban yang bernama Nanda (28), warga Jalan Mayor Zein, Kelurahan Sei Selayur, Kecamatan Kalidoni, Palembang bersama teman wanitanya sedang berboncengan motor di Jalan Basuki Rahmat.

Tiba-tiba, rombongan tersangka menggoda teman wanita korban dari atas mobil. "Tidak terima teman wanitanya digoda, terjadilah saling melihat, sampai akhirnya korban menghentikan mobil rombongan tersangka, dan akhirnya terjadilah pengeroyokan. Tersangka berenam, korban sendirian. Semua tersangka memukuli korban dengan tangan kosong, dan ada yang pakai parang, kayu dan batu bata, hingga kening kanan korban pecah," katanya di Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (26/8/2012).

Saat ini, korban masih dirawat intensif di Rumah Sakit dr Mohammad Hoesin Palembang, sedangkan tersangka sudah diamankan untuk diproses lebih lanjut. "Sementara lima tersangka lain, identitasnya sudah kita ketahui dan masih dalam pengejaran anggota untuk segera ditangkap. Mereka ini kebanyakan masih pelajar SMK dan mahasiswa, serta ada satu yang sudah kerja," ujarnya.

Sementara itu, Afriansyah mengakui turut serta mengeroyok korban. "Saya hanya satu kali ikut memukul wajah korban pak. Teman-teman saya juga ikut mukul yaitu, Brian, Febri, Ade, Aap dan Nandar. Seingat saya Febri yang bawa parang, dan mukul kepala korban sampai berdarah," jelasnya.

Menurutnya, keributan itu terjadi seusai para pelaku yang berjumlah enam orang minum dua botol minuman keras di kawasan Jakabaring Palembang. Saat akan pulang, para pelaku bertemu dengan korban yang berboncengan dengan teman wanitanya.

"Mungkin korban salah tuduh, dikiranya rombongan saya menggoda teman wanita korban, sehingga terjadilah perkelahian. Saya hanya ikut-ikut saja," tandasnya.
(lil)
Berita Terkait
Waspada, Kriminalitas...
Waspada, Kriminalitas Intai Pesepeda
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Saatnya Deteksi Dini...
Saatnya Deteksi Dini Kriminalitas Remaja
Pandemi Membuat Anomali...
Pandemi Membuat Anomali Kriminalitas Jelang Ramadan
Waspada Penipuan, Kriminalitas...
Waspada Penipuan, Kriminalitas Digital Terus Mengintai
Jangan Acuhkan Potensi...
Jangan Acuhkan Potensi Kasus Kriminalitas Jalanan
Berita Terkini
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
18 menit yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
1 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
2 jam yang lalu
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
5 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
9 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
9 jam yang lalu
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved