Proyek agro park ditentang dewan

Sabtu, 25 Agustus 2012 - 22:36 WIB
Proyek agro park ditentang...
Proyek agro park ditentang dewan
A A A
Sindonews.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantaeng, menilai agro park (wisata kebun sayur) yang akan dibangun di kawasan Pantai Marina, dinilai tidak efektif. Karena iklim di kawasan tersebut tidak mendukung dan sumber airnya juga minim.

Menurut Ketua Komisi I Anas Hasan, iklim di lokasi tersebut sangat tidak memungkinkan, lantaran kering dan jauh dari sumber mata air.

“Kalau bupati (HM Nurdin Abdullah) mau membuat pengadaan air disana, saya yakin akan membutuhkan biaya yang sangat besar, kalaupun dipaksakan agro park ini, sama saja dengan melawan takdir. Wilayah Pa’jukukang adalah wilayah kering,” jelas Anas, Sabtu (25/8/2012).

Menurutnya, untuk kawasan tanaman sayur, hanya cocok di Kecamatan Uluere. Sehingga jika dipaksakan di Kecamatan Pa’jukukang, dianggap hanya membuang-buang anggaran. Hal itu, bisa bernasib sama dengan gedung Rumah Susun Sewa (Rusunawa) yang ada di Kecamatan Bisappu, karena tidak sesuai dengan lokasi.

“Jadi kami sangat tidak setuju dengan adanya rencana tersebut, karena memang berada di kawasan tandus,” jelas Anas.

Sementara itu, anggota Komisi II Nurdin Halim juga mengaku ragu dengan rencana tersebut. Pasalnya, hal itu juga dianggap sudah menyalahi tata ruang Bantaeng. Berdasarkan tata ruang, Kecamatan Pa’jukukang sebagai kawasan industri, bukan kawasan perkebunan sayur.

Pihaknya meminta kepada Pemkab Bantaeng, agar mengkaji ulang rencana tersebut sebelum diusulkan.

Sebelumnya, Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah menyebutkan, untuk membuat kawasan agro park yang terletak diperbatasan Bantaeng Bulukumba diperkirakan akan menelan anggaran Rp20 miliar yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Untuk mewujudkan rencana tersebut, Pemkab Bantaeng sudang menyiapkan lahan seluas lima hektar dan grand design-nya.
(ysw)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
1 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
1 jam yang lalu
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
4 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
8 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
8 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
9 jam yang lalu
Infografis
Proyek Kereta Cepat...
Proyek Kereta Cepat Whoosh Rugikan WIKA Rp7,12 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved