KPA Sumba, upacara bendera ditebing cadas
Jum'at, 17 Agustus 2012 - 10:22 WIB
KPA Sumba, upacara bendera ditebing cadas
A
A
A
Sindonews.com - Untuk mempeingati hari kemerdekan Indonesia, Komunitas Pecinta Alam (KPA) Kabupaten Sumba Timur, NTT punya cara tersendiri memaknai HUT RI ke-67 kali ini. Mereka melakukan upacara bendera di tebing cadas yang berketinggian sekira 50 meter.
Apa yang dilakukan ini untuk memperingati dan meresapi spirit patriotisme pahlawan Pejuang Kemerdekaan di Tebing Cadas Puru Kambera, Kecamatan Haharu, Jumat, (17/08/2012).
Komunitas yang beranggotakan para siswa pecinta alam (Sispala) dari SMA Negeri 1 (satu) dan SMA Negeri 2 (dua) di kota Waingapu itu, mempercayakan seorang pemanjat terbaik mereka untuk membawa merah putih menuju puncak tebing setinggi hampir 50 meter. “Saya bangga diberi kepercayaan memanjat tebing membawa bendera merah putih," katanya.
Andre, pemanjat dan pembawa bendera ke puncak tebing cadas berharap, generasi muda saat ini bisa mewujudkan rasa cinta pada bangsa dan negara.
Ditempat yang sama, Erwin Pah, Pembina KPA Sumba Timur menjelaskan, apa yang dilakukan KPA mungkin bukan yang pertama di dunia, namun yang pasti pertama di Sumba Timur.
“Meresapi nilai nilai patriotisme dan rasa cinta tanah air, bisa dimulai dari mencintai dan melestarikan lingkungan," katanya.
Upacara Peringatan Kemerdekaan itu, akhirnya ditutup dengan aksi kebersihan dengan mengumpulkan sampah non organik di sekitar area pemanjatan dan selanjutnya dibakar.
Apa yang dilakukan ini untuk memperingati dan meresapi spirit patriotisme pahlawan Pejuang Kemerdekaan di Tebing Cadas Puru Kambera, Kecamatan Haharu, Jumat, (17/08/2012).
Komunitas yang beranggotakan para siswa pecinta alam (Sispala) dari SMA Negeri 1 (satu) dan SMA Negeri 2 (dua) di kota Waingapu itu, mempercayakan seorang pemanjat terbaik mereka untuk membawa merah putih menuju puncak tebing setinggi hampir 50 meter. “Saya bangga diberi kepercayaan memanjat tebing membawa bendera merah putih," katanya.
Andre, pemanjat dan pembawa bendera ke puncak tebing cadas berharap, generasi muda saat ini bisa mewujudkan rasa cinta pada bangsa dan negara.
Ditempat yang sama, Erwin Pah, Pembina KPA Sumba Timur menjelaskan, apa yang dilakukan KPA mungkin bukan yang pertama di dunia, namun yang pasti pertama di Sumba Timur.
“Meresapi nilai nilai patriotisme dan rasa cinta tanah air, bisa dimulai dari mencintai dan melestarikan lingkungan," katanya.
Upacara Peringatan Kemerdekaan itu, akhirnya ditutup dengan aksi kebersihan dengan mengumpulkan sampah non organik di sekitar area pemanjatan dan selanjutnya dibakar.
(ysw)