Baling-baling rusak, penumpang Wings Air dialihkan
Kamis, 16 Agustus 2012 - 10:10 WIB
Baling-baling rusak, penumpang Wings Air dialihkan
A
A
A
Sindonews.com – Maskapai penerbangan Wings Air nomor penerbangan WI 1279 tujuan Palembang-Batam di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, terpaksa delay karena terjadi kerusakan pada baling-baling.
Sebanyak 13 penumpang yang harusnya berangkat pukul 07.00 WIB, akhirnya dialihkan menggunakan pesawat Lion Air JT 341. Menurut petugas informasi Bandara SMB II Palembang, Abdurahman, gangguan terjadi pada saat pesawat hendak melakukan persiapan.
“Karena tak juga bisa diperbaiki pihak maskapai akhirnya memutuskan membatalkan mengangkut penumpang karena harus menunggu kedatangan spare part khusus yang didatangkan dari Jakarta. Semua penumpang dialihkan dan langsung berangkat sekitar pukul 08.38 WIB. Delay-nya sekitar dua jam,” ujar Abdurahman menjelaskan kepada wartawan, Rabu 15 Agustus.
Sedangkan berdasarkan pantauan SINDO di Bandara SMB II, hingga pukul 11.30 WIB, sejumlah teknisi terlihat masih mengutak-atik baling-baling pesawat Wings Air yang mengalami gangguan. Dengan teliti mereka berpindah dari baling-baling satu ke baling-baling lain sembari menunggu kedatangan spare part dari Jakarta.
Sedangkan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1433 Hijriah, arus kedatangan maupun keberangkatan dari Bandara SMB II Palembang masih terlihat normal.
“Dibandingkan tahun lalu dengan periode yang sama, arus penumpang yang berangkat tahun ini justru lebih rendah sekitar 3 persen,” ungkap Kepala Divisi Operasional Bandara SMB 2 Palembang Agus Maulana.
Kalaupun terjadi peningkatan pada arus kedatangan, kata dia, jumlahnya tidak terlalu besar hanya sekitar 3,8 persen dengan jumlah penumpang rata-rata perhari 3.000-3.500 orang.
“Kalau pesawat arus puncak Lebaran berbeda. Biasanya H-2 atau H-1 Lebaran atau sekitar hari Jumat nanti baru ramai. Itu pun paling sekitar 4.000-4.500 orang,” jelasnya.
Demikian halnya jumlah seat, hingga kemarin tingkat isian untuk keberangkatan baru mencapai 92%.“Jumlah ini tak jauh berbeda dengan kondisi yang sama pada tahun lalu. Jumlah arus penumpang ini terpantau setiap hari di posko angkutan Lebaran yang tersedia di pintu masuk bandara,” pungkasnya.
Sebanyak 13 penumpang yang harusnya berangkat pukul 07.00 WIB, akhirnya dialihkan menggunakan pesawat Lion Air JT 341. Menurut petugas informasi Bandara SMB II Palembang, Abdurahman, gangguan terjadi pada saat pesawat hendak melakukan persiapan.
“Karena tak juga bisa diperbaiki pihak maskapai akhirnya memutuskan membatalkan mengangkut penumpang karena harus menunggu kedatangan spare part khusus yang didatangkan dari Jakarta. Semua penumpang dialihkan dan langsung berangkat sekitar pukul 08.38 WIB. Delay-nya sekitar dua jam,” ujar Abdurahman menjelaskan kepada wartawan, Rabu 15 Agustus.
Sedangkan berdasarkan pantauan SINDO di Bandara SMB II, hingga pukul 11.30 WIB, sejumlah teknisi terlihat masih mengutak-atik baling-baling pesawat Wings Air yang mengalami gangguan. Dengan teliti mereka berpindah dari baling-baling satu ke baling-baling lain sembari menunggu kedatangan spare part dari Jakarta.
Sedangkan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1433 Hijriah, arus kedatangan maupun keberangkatan dari Bandara SMB II Palembang masih terlihat normal.
“Dibandingkan tahun lalu dengan periode yang sama, arus penumpang yang berangkat tahun ini justru lebih rendah sekitar 3 persen,” ungkap Kepala Divisi Operasional Bandara SMB 2 Palembang Agus Maulana.
Kalaupun terjadi peningkatan pada arus kedatangan, kata dia, jumlahnya tidak terlalu besar hanya sekitar 3,8 persen dengan jumlah penumpang rata-rata perhari 3.000-3.500 orang.
“Kalau pesawat arus puncak Lebaran berbeda. Biasanya H-2 atau H-1 Lebaran atau sekitar hari Jumat nanti baru ramai. Itu pun paling sekitar 4.000-4.500 orang,” jelasnya.
Demikian halnya jumlah seat, hingga kemarin tingkat isian untuk keberangkatan baru mencapai 92%.“Jumlah ini tak jauh berbeda dengan kondisi yang sama pada tahun lalu. Jumlah arus penumpang ini terpantau setiap hari di posko angkutan Lebaran yang tersedia di pintu masuk bandara,” pungkasnya.
(azh)