Manajemen JET janji bayar THR hari Rabu

Senin, 13 Agustus 2012 - 12:25 WIB
Manajemen JET janji...
Manajemen JET janji bayar THR hari Rabu
A A A
Sindonews.com - Mengetahui karyawannya berunjuk rasa, Direktur Operasi PT Jakarta Express Trans (JET) Payaman Manik, langsung turun membubarkan aksi dan meminta anak buahnya tersebut beroperasi kembali.

"Setiap tahun, PT JET selalu memberikan THR kepada seluruh karyawannya, bahkan memberikan bingkisan. Namun, tahun ini memang agak terlambat. Jadi kami minta seluruh karyawan tidak usah resah, karena THR akan kami berikan pada sore nanti atau selambat-lambatnya Rabu mendatang," janjinya, Senin (13/8/2012).

Menurut Payaman, jumlah karyawannya yang berhak mendapatkan THR adalah sekitar 400 orang. Sementara, untuk armada Koridor I dan X masing-masing berjumlah 60 dan 62 kendaraan.

Payaman juga berjanji akan memenuhi tuntutan para karyawannya, yakni soal pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR), secepatnya pada petang hari ini atau selambatnya pada Rabu 15 Agustus mendatang.

"Kami bukan berarti tidak membayar THR seluruh karyawan kami ini. Tetapi memang, sesuai dengan surat yang sudah kami kirimkan minggu lalu baik kepada Disnaker, Gubernur, Sekda, dan Dinas Perhubungan bahwa kemungkinan ada penundaan," katanya, pada wartawan usai membubarkan pengunjuk rasa.

Payaman menerangkan, tertundanya pembayaran THR ini terjadi karena perusahaan yang ia kelola tersebut mengalami kesulitan cashflow (arus kas) sejak tahun 2007. Sehingga sejak tahun tersebut pula, pihaknya mesti mencari pinjaman untuk memenuhi pembayaran gaji karyawan.

Hal itu juga yang membuat sampai sekarang ini gaji para karyawannya belum bisa dinaikkan. "Sampai saat ini, belum ada penyesuaiannya yang disesuaikan oleh pemerintah daerah kepada kami."

Namun, Payaman meminta pada seluruh karyawannya untuk tidak usah khawatir memikirkan THR. Sebab, kendati sudah berhutang lebih dari Rp1 miliar kepada perusahaan lain, pihaknya tetap akan berupaya kembali mencari dana talangan agar dapat memenui hak pemberian THR seluruh karyawannya.

"Karena pelayanan kepada masyarakat tidak bisa dikorbankan dengan alasan apa pun," tegasnya.
(hyk)
Berita Terkait
2030, Transjakarta Targetkan...
2030, Transjakarta Targetkan 10 Ribu Bus Listrik Mengaspal
Lewat Apel Pramudi,...
Lewat Apel Pramudi, Transjakarta Perkuat Budaya Keselamatan
417 Bus Transjakarta...
417 Bus Transjakarta yang Terbengkalai Dilelang
Bus Wisata Transjakarta...
Bus Wisata Transjakarta Layani 56.811 Pengguna selama Libur Lebaran
3 Rute Transjakarta...
3 Rute Transjakarta Ramai Penumpang, Nomor 1 Disesaki 8 Juta Orang
Mulai 20 Juni Transjakarta...
Mulai 20 Juni Transjakarta akan Tambah Lima Rute Baru
Berita Terkini
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
34 menit yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
2 jam yang lalu
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
12 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
13 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
13 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
14 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved