Lagi, 2 anggota TNI ditembak di Papua
Jum'at, 10 Agustus 2012 - 12:51 WIB
Lagi, 2 anggota TNI ditembak di Papua
A
A
A
Sindonews.com - Dua anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) ditembak orang tak dikenal di sekitar Pos Wambers, Kamp Suskum, karerom, Papua.
Peristiwa penembakan tersebut terjadi pada pukul 09.00 WIT, Jumat (10/8/2012). Diduga kedua anggota tersebut ditembak ketika sedang berjaga di sekitar Pos Wambers. kedua korban yakni Anggota Yonif 408/Subrastha Serda Dwi Joko dan Prada Miko. Korban diserang oleh enam orang tak kenal.
Akibat penembakan tersebut, Dwi mengalami luka tembak di kaki kanan sedalam tujuh sentimeter di bawah lutut, luka memar pada kedua matanya serta luka sobek pada kelopak mata bagian kiri. sedangkan Miko mengalami luka terkena serpihak peluru pada bagian pipi kanan serta luka pada bagian kepala atas.
Korban langsung dilarikan ke Rumah sakit Marthen Indey (RSMI) dengan menggunakan dua unit Ambulance Kesdam XVII/Cendrawasih untuk mendapat perawatan intensif.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak TNI terkait insiden penembakan tersebut. Motif dan kronologis penembakan pun hingga kini masih simpang siur.
Peristiwa penembakan tersebut terjadi pada pukul 09.00 WIT, Jumat (10/8/2012). Diduga kedua anggota tersebut ditembak ketika sedang berjaga di sekitar Pos Wambers. kedua korban yakni Anggota Yonif 408/Subrastha Serda Dwi Joko dan Prada Miko. Korban diserang oleh enam orang tak kenal.
Akibat penembakan tersebut, Dwi mengalami luka tembak di kaki kanan sedalam tujuh sentimeter di bawah lutut, luka memar pada kedua matanya serta luka sobek pada kelopak mata bagian kiri. sedangkan Miko mengalami luka terkena serpihak peluru pada bagian pipi kanan serta luka pada bagian kepala atas.
Korban langsung dilarikan ke Rumah sakit Marthen Indey (RSMI) dengan menggunakan dua unit Ambulance Kesdam XVII/Cendrawasih untuk mendapat perawatan intensif.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak TNI terkait insiden penembakan tersebut. Motif dan kronologis penembakan pun hingga kini masih simpang siur.
(azh)