Diduga dianiaya pacar, mahasiswi tewas
Rabu, 08 Agustus 2012 - 08:42 WIB
Diduga dianiaya pacar, mahasiswi tewas
A
A
A
Sindonews.com - Karin Kamba Ipu (22) seorang mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Wira Wacana, Kota Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) tewas di Rumah Sakit Imanuel Waingapu. Diduga korban tewas karena dianiaya pacarnya.
Jenazah Karin, mahasiswi semester tujuh ini tewas setelah sebelumnya sekarat dan dirawat oleh para medis Rumah Sakit (RS) Imanuel pada Selasa 7 Agustus 2012.
Kasat Reskrim polres Sumba Timur, Iptu Faizal F mengatakan dari hasil penyelidikan awal, polisi melihat ada sedikit luka di tubuh korban. Akan tetapi, pihaknya belum bisa memastikan apakan luka tersebut merupakan tanda-tanda kekerasan.
"Kami akan melakukan visum untuk memastikan luka yang ada di tubuh korban," ujar Faizal menjelaskan kepada wartawan, Selasa malam.
Keluarga korban lanjur Faizal pun sudah melihat kondisi tubuh korban. Keluarga pun melihat adanya luka lebam dan tanda tanda tidak wajar di sejumlah anggota tubuh korban. Hingga kini pacar korban yang juga sekampus dengan korban masih menjalani pemeriksaan intensif
"Kami mengamankan barang bukti spon dan pakaian korban yang terdapat bercak muntah dan darah. Barang bukti ini akan diperiksa lebih lanjut," ucap Faizal.
Kakak korban, Rambu Kudu mengatakan keluarga mengetahui kejadian yang menimpa adiknya melalui pesan singkat dari kawan kampusnya.
"Saat itu kami dikabari Karin sudah meninggal setelah dirawat di RS Imanuel. Kami menduga Karin dianiaya oleh pacarnya," tandas Rambu.
Jenazah Karin, mahasiswi semester tujuh ini tewas setelah sebelumnya sekarat dan dirawat oleh para medis Rumah Sakit (RS) Imanuel pada Selasa 7 Agustus 2012.
Kasat Reskrim polres Sumba Timur, Iptu Faizal F mengatakan dari hasil penyelidikan awal, polisi melihat ada sedikit luka di tubuh korban. Akan tetapi, pihaknya belum bisa memastikan apakan luka tersebut merupakan tanda-tanda kekerasan.
"Kami akan melakukan visum untuk memastikan luka yang ada di tubuh korban," ujar Faizal menjelaskan kepada wartawan, Selasa malam.
Keluarga korban lanjur Faizal pun sudah melihat kondisi tubuh korban. Keluarga pun melihat adanya luka lebam dan tanda tanda tidak wajar di sejumlah anggota tubuh korban. Hingga kini pacar korban yang juga sekampus dengan korban masih menjalani pemeriksaan intensif
"Kami mengamankan barang bukti spon dan pakaian korban yang terdapat bercak muntah dan darah. Barang bukti ini akan diperiksa lebih lanjut," ucap Faizal.
Kakak korban, Rambu Kudu mengatakan keluarga mengetahui kejadian yang menimpa adiknya melalui pesan singkat dari kawan kampusnya.
"Saat itu kami dikabari Karin sudah meninggal setelah dirawat di RS Imanuel. Kami menduga Karin dianiaya oleh pacarnya," tandas Rambu.
(azh)