Warga diserang beruang madu

Rabu, 08 Agustus 2012 - 07:40 WIB
Warga diserang beruang...
Warga diserang beruang madu
A A A
Sindonews.com - Bhakri (66) warga Dusun Muara Sibang, Kecamatan Dempo Utara, nyaris tewas diserang beruang. Akibatnya, beberapa bagian tubuh Bhakri tercabik-cabik sehingga dilarikan ke RSUD Besemah.

Beruntung, serangan beruang ganas tersebut tidak merenggut nyawa sang kakek ini. Bhakri mengalami luka robek di bagian pantat, bahu kiri, dada kiri, dan bagian perut. Saat ini korban sudah dibawa ke RSD Besemah untuk dirawat. Kemunculan beruang madu di Kota Pagaralam yang belakangan cukup sering ternyata membahayakan warga yang sedang beraktivitas di kebun.

Bhakri diserang beruang pada saat ke kebun. Sebelum ini warga juga sempat menyaksikan beruang yang berjalan di tengah sawah di kawasan Dusun Belumai. Hingga kini belum diketahui pasti penyebab seringnya binatang tersebut mengamuk. Tetapi, diduga hal tersebut disebabkan sudah banyaknya hutan di kawasan Gunung Dempo yang gundul. Ada juga warga yang menyebutkan, beruang tersebut keluar lantaran mencari anaknya.

Bhakri (66) mengaku, pada saat kejadian dia sedang membersihkan rumput di kebunnya. Saat sedang asyik membersihkan kebun, tiba-tiba beruang besar menyerangnya dari arah samping. Dia pun tidak dapat berkutik.

“Saya sedang merumput di kebun, tiba-tiba seekor beruang besar hitam langsung menyerang dan menggigit bahu,” kata dia.

Ketika beruang menyerang, Bhakri sempat melawan dengan arit, beruang itu pun langsung pergi.
Akan tetapi, akibat serangan tersebut, dia sudah mengalami luka-luka.

”Karena sedang merumput, jadi saya mempunyai senjata cengkrang. Jadi, menggunakan alat tersebutlah saya melawan. Jika tidak ada cengkrang tersebut beruang tersebut bisa saja membunuh saya,” ucap dia.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup (Ampuh) Kota Pagaralam Sawaludin Gumay mengatakan, Pemkot Pagaralam harus segera bertindak dan membuat aturan.

Jika tidak, beberapa tahun kemudian bukan saja hewan liar yang turun dari gunung, bisa saja gunung yang akan meletus. Saat ini, kata dia, tercatat kejadian beruang menyerang warga adalah kejadian yang keempat sejak 2009. Sampai saat ini beruang masih menjadi ancaman bagi warga di kawasan Kecamatan Dempo Utara dan Pagaralam Utara.
(azh)
Berita Terkait
3 Penjual Satwa Dilindungi...
3 Penjual Satwa Dilindungi Dibekuk, Polisi Amankan Trenggiling dan Burung Langka
Banyak Spesies Indonesia...
Banyak Spesies Indonesia Terancam Punah: Bagaimana Cara Menyelamatkannya?
Hewan Dilindungi Elang...
Hewan Dilindungi Elang Bido Diselamatkan Komunitas Pecinta Rimba dan Satwa Liar
Duyung Viral di Pangkalpinang...
Duyung Viral di Pangkalpinang Ditemukan Mati, Dievakuasi ke Alobi
1.000 Satwa yang Diawetkan...
1.000 Satwa yang Diawetkan Disita Polisi Spanyol, Koleksi Spesies Langka Ini Bernilai Rp460 Miliar
Polisi Tangkap 2 Penjual...
Polisi Tangkap 2 Penjual Satwa Dilindungi di Medan, 4 Lutung Sumatera dan 2 Kukang Disita
Berita Terkini
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
5 jam yang lalu
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
5 jam yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
6 jam yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
6 jam yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
8 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
8 jam yang lalu
Infografis
Selama Gencatan Senjata...
Selama Gencatan Senjata Paskah, Rusia Diserang Ukraina 1.300 Kali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved