Diduga dibunuh, lansia ditemukan tewas
Selasa, 07 Agustus 2012 - 01:01 WIB
Diduga dibunuh, lansia ditemukan tewas
A
A
A
Sindonews.com - Juju Juariah (60) ditemukan tewas di rumahnya sendiri di Komplek Pelni Blok I/3, Sukmajaya, Depok.
Wanita lansia itu pertama kali ditemukan oleh anaknya yang baru saja pulang dari Bandung sekitar pukul 21.00 WIB.
Saat ditemukan sekujur tubuh Juju dalam kondisi lebam-lebam. Dugaan sementara Juju sengaja dianiaya hingga tewas.
Selama ini Juju memang hidup seorang diri di rumahnya. Menurut beberapa tetangga, sore tadi Juju masih terlihat berada di sekitar rumah.
Anak Juju bernama Lukman terlihat sangat terpukul. Dia langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Sukmajaya. Petugas turun ke lokasi untuk mengecek lokasi dan menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Lukman yakin ibunya tewas dibunuh karena terdapat luka lebam di sekujur tubuh. Melihat kondisi luka itu, Lukman menduga ibunya sempat melakukan perlawanan.
“Jenazah ibu penuh luka di bagian wajah luka lebam, ada luka di tangan sepertinya ibu melawan,” tuturnya di lokasi kejadian, Senin (06/08/12).
Sementara itu, Kapolsek Sukmajaya AKP Fitria Mega mengatakan hingga kini pihaknya masih memeriksa sejumlah saksi. Ia juga tengah menyelidiki motif kasus tersebut.
Polisi juga masih memeriksa jika kemungkinan terdapat harta benda yang hilang. “Masih kami dalami, jenazah dikirim ke RS polri Kramat Jati untuk diotopsi, detailnya baru tahu setelah otopsi,” tandasnya.
Wanita lansia itu pertama kali ditemukan oleh anaknya yang baru saja pulang dari Bandung sekitar pukul 21.00 WIB.
Saat ditemukan sekujur tubuh Juju dalam kondisi lebam-lebam. Dugaan sementara Juju sengaja dianiaya hingga tewas.
Selama ini Juju memang hidup seorang diri di rumahnya. Menurut beberapa tetangga, sore tadi Juju masih terlihat berada di sekitar rumah.
Anak Juju bernama Lukman terlihat sangat terpukul. Dia langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Sukmajaya. Petugas turun ke lokasi untuk mengecek lokasi dan menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Lukman yakin ibunya tewas dibunuh karena terdapat luka lebam di sekujur tubuh. Melihat kondisi luka itu, Lukman menduga ibunya sempat melakukan perlawanan.
“Jenazah ibu penuh luka di bagian wajah luka lebam, ada luka di tangan sepertinya ibu melawan,” tuturnya di lokasi kejadian, Senin (06/08/12).
Sementara itu, Kapolsek Sukmajaya AKP Fitria Mega mengatakan hingga kini pihaknya masih memeriksa sejumlah saksi. Ia juga tengah menyelidiki motif kasus tersebut.
Polisi juga masih memeriksa jika kemungkinan terdapat harta benda yang hilang. “Masih kami dalami, jenazah dikirim ke RS polri Kramat Jati untuk diotopsi, detailnya baru tahu setelah otopsi,” tandasnya.
(lns)