Polda belum ajukan pencegahan Oesman Sapta

Kamis, 02 Agustus 2012 - 10:18 WIB
Polda belum ajukan pencegahan...
Polda belum ajukan pencegahan Oesman Sapta
A A A
Sindonews.com - Polda Metro Jaya belum akan mengajukan permohonan pencegahan bepergian ke luar negeri untuk Ketua Himpunan Kelompok Tani Indonesia (HKTI) Oesman Sapta yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang broker properti bernama Nofel Saleh Hilabi.

"Sementara ini belum ada pencegahan bagi yang bersangkutan (Oesman Sapta)," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (2/8/2012).

Belum diajukannya pencegahan itu menurut Rikwanto, karena orang kepercayaan dari pihak Oesman masih melakukan komunikasi secara lancar dengan pihak penyidik. "Penyidik masih bisa berkomunikasi baik dengan orang kepercayaan Oesman. Masih ada itikad baik," ujarnya.

Seperti diketahui, Oesman Sapta Odang dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penganiayaan terhadap seorang broker properti bernama Nofel Saleh Hilabi. Nofel yang pergi ke kantor Oesman bermaksud menagih sisa pembayaran dari rumah milik Ali Muhammad yang dibeli Oesman seharga Rp28 milyar, namun baru dibayar Rp18 milyar.

Pertemuan antara Nofel dan Oesman ternyata tidak berjalan lancar. Oesman menanyakan keberadaan paman Nofel, yakni Ali Muhammad alias Ali Idung, yang sedang berada di Jambi. Setelah itu, Oesman naik pitam. Ia berdiri sambil tangan kanannya memegang HP Nokia E90 warna hitam, memukul korban di bagian muka hingga berdarah di bibir dan memar pada pipi rahang

Nofel pun langsung melaporkan kasus ini ke SPK Polda Metro, Rabu 25 Juli 2012 sore lalu dengan nomor laporan LP/2612/VII/2012/PMJ/Ditreskrimum. Dalam laporan itu, Oesman dilaporkan dengan dugaan penganiayaan, dan diduga melanggar Pasal 351 KUHP, dan perbuatan tidak menyenangkan Pasal 335 KUHP. Oesman pun langsung ditetapkan sebagai tersangka satu hari setelah Nofel melapor.
(lil)
Berita Terkait
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Terhadap Mantan Suaminya
Bak Ayam Sakit, Ini...
Bak Ayam Sakit, Ini Tampang Pelaku Pemukulan Anak Politisi PDIP Indah Kurnia Usai Menyerahkan Diri
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Sadis! Bocah Tewas Dibanting...
Sadis! Bocah Tewas Dibanting Pacar Ibunya karena Rewel saat Sakit
Pria di Palmerah Penganiaya...
Pria di Palmerah Penganiaya Anak Kekasihnya hingga Tewas Ditangkap
Berita Terkini
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
30 menit yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
2 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
3 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
3 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
4 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
5 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Tom Lembong...
5 Alasan Tom Lembong Ajukan Banding atas Vonis 4,5 Tahun Penjara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved