Aksi heroik Nicolas dapat penghargaan
Selasa, 31 Juli 2012 - 09:01 WIB
Aksi heroik Nicolas dapat penghargaan
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo memberikan penghargaan kepada Serda Nicolas Sandi Harewan. Penghargaan itu diberikan karena anggota Satuan Penanggulangan Teror (Sat Gultor) 81 Kopassus TNI AD tersebut menyelamatkan IS, dari percobaan pemerkosaan di atas angkutan kota (angkot).
Ungkapan terima kasih Fauzi Bowo ini diberikan dalam bentuk penyerahan penghargaan di Balai Kota DKI Jakarta, Senin 30 julu 2012 kemarin. Dalam penghargaan itu terdapat piagam, tiket pesawat pulang-pergi ke Jayapura, kota kelahiran Nicolas.
“Nicolas ini patut dijadikan teladan bagi warga kota. Saya mengucapkan terima kasih kepada beliau,” kata Fauzi Bowo seusai menyerahkan penghargaan kepada Nicolas Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Senin 30 Juli 2012.
Menurut Fauzi, keberanian Nicolas ini tidak dilakukan bila tidak disertai dengan rasa kepedulian tinggi. Artinya Nicolas mengikuti perkembangan Jakarta. Dia melanjutkan, menciptakan rasa aman, di tingkat paling luas sampai tingkat paling rendah, RT/RW harus melibatkan peranan masyarakat. Dengan menggalakan kegiatan di siskamling. Program itu harus digiatkan untuk meningkatkan keamanan warga.
“Pada dasarnya, keamanan kota ini tidak dapat mengandalkan aparat, tapi juga adanya rasa kepedulian masyarakat,” terangnya.
Sementara itu, Nicolas berpesan agar semua masyarakat tidak bersikap acuh, baik kepada rekan, orang tua, orang dalam kondisi berkesusahan, maupun wanita. Dia bertindak demikian karena beberapa waktu lalu banyak mendengar ada kejadian pemerkosaan menimpa wanita. Bahkan, korban pun dianiaya sampai dibunuh juga.
“Saya mohon ke depannya tidak ada lagi warga memiliki rasa apatis atau membiarkan orang yang dalam kondisi susah dianiaya orang lain,” ujar pria berdarah Jayapura, Papua ini.
Penghargaan diterima Nicolas ini atas tindakannya menggagalkan aksi percobaan pemerkosaan dan pencurian yang dialami oleh IS, di atas angkutan kota C-01 (Ciledug– Kebayoran Lama), kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
Korban waktu itu menumpang angkot ini untuk pulang ke rumahnya, karena angkot C-01 kerap melayani angkutan umum malam hari.
Ungkapan terima kasih Fauzi Bowo ini diberikan dalam bentuk penyerahan penghargaan di Balai Kota DKI Jakarta, Senin 30 julu 2012 kemarin. Dalam penghargaan itu terdapat piagam, tiket pesawat pulang-pergi ke Jayapura, kota kelahiran Nicolas.
“Nicolas ini patut dijadikan teladan bagi warga kota. Saya mengucapkan terima kasih kepada beliau,” kata Fauzi Bowo seusai menyerahkan penghargaan kepada Nicolas Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Senin 30 Juli 2012.
Menurut Fauzi, keberanian Nicolas ini tidak dilakukan bila tidak disertai dengan rasa kepedulian tinggi. Artinya Nicolas mengikuti perkembangan Jakarta. Dia melanjutkan, menciptakan rasa aman, di tingkat paling luas sampai tingkat paling rendah, RT/RW harus melibatkan peranan masyarakat. Dengan menggalakan kegiatan di siskamling. Program itu harus digiatkan untuk meningkatkan keamanan warga.
“Pada dasarnya, keamanan kota ini tidak dapat mengandalkan aparat, tapi juga adanya rasa kepedulian masyarakat,” terangnya.
Sementara itu, Nicolas berpesan agar semua masyarakat tidak bersikap acuh, baik kepada rekan, orang tua, orang dalam kondisi berkesusahan, maupun wanita. Dia bertindak demikian karena beberapa waktu lalu banyak mendengar ada kejadian pemerkosaan menimpa wanita. Bahkan, korban pun dianiaya sampai dibunuh juga.
“Saya mohon ke depannya tidak ada lagi warga memiliki rasa apatis atau membiarkan orang yang dalam kondisi susah dianiaya orang lain,” ujar pria berdarah Jayapura, Papua ini.
Penghargaan diterima Nicolas ini atas tindakannya menggagalkan aksi percobaan pemerkosaan dan pencurian yang dialami oleh IS, di atas angkutan kota C-01 (Ciledug– Kebayoran Lama), kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
Korban waktu itu menumpang angkot ini untuk pulang ke rumahnya, karena angkot C-01 kerap melayani angkutan umum malam hari.
(lil)