Banjir bandang, kerugian materil Rp250 miliar
Sabtu, 28 Juli 2012 - 12:55 WIB
Banjir bandang, kerugian materil Rp250 miliar
A
A
A
Sindonews.com - Banjir bandang di empat Kecamatan di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) merusak 1.003 unit rumah. Dari data yang diperoleh, total kerugian pun terus bertambah.
Hingga sekarang total kerugian akibat banjir bandang ini terus bertambah. Jumat 27 Juli 2012, data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumbar mencatat kerugian mencapai Rp40,66 miliar. Namun, hari ini jumlahnya bertambah hingga Rp250 miliar.
Kerugian tersebut yakni 190 unit rumah rusak berat, 332 rumah rusak sedang, 481 rumah rusak ringan, 3.636 jiwa mengungsi, dua unit sekolah, satu unit puskesmas, 11 rumah ibadah, 11 irigasi dan dua jembatan.
Dari data BPBD, kerusakan terparah terjadi di Kecamatan Pauh. Sebanyak 64 rumah rusak berat, 48 rumah rusak sedang dan 17 rusak ringan.
Hingga kini BPBD Provinsi masih melakukan pendataan. Warga dibantu personel Tentara Nasional Indonesia (TNI), anggota BPBD Kota Padang masih membersihkan sisa material lumpur yang menggenangi rumah warga korban lumpur banjir bandang.
Hingga sekarang total kerugian akibat banjir bandang ini terus bertambah. Jumat 27 Juli 2012, data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumbar mencatat kerugian mencapai Rp40,66 miliar. Namun, hari ini jumlahnya bertambah hingga Rp250 miliar.
Kerugian tersebut yakni 190 unit rumah rusak berat, 332 rumah rusak sedang, 481 rumah rusak ringan, 3.636 jiwa mengungsi, dua unit sekolah, satu unit puskesmas, 11 rumah ibadah, 11 irigasi dan dua jembatan.
Dari data BPBD, kerusakan terparah terjadi di Kecamatan Pauh. Sebanyak 64 rumah rusak berat, 48 rumah rusak sedang dan 17 rusak ringan.
Hingga kini BPBD Provinsi masih melakukan pendataan. Warga dibantu personel Tentara Nasional Indonesia (TNI), anggota BPBD Kota Padang masih membersihkan sisa material lumpur yang menggenangi rumah warga korban lumpur banjir bandang.
(azh)