Polda Metro-Dishub DKI, bahas kejahatan angkot
Rabu, 25 Juli 2012 - 14:08 WIB
Polda Metro-Dishub DKI, bahas kejahatan angkot
A
A
A
Sindonews.com - Aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya terus melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta untuk membahas pengawasan angkutan kota (angkot).
"Berkaitan dengan kasus angkot itu (perampokan di angkot C-01), kemudian adanya lagi sopir tembak, dan angkot yang beroperasi tidak pada jalurnya jadi akan diawasi lagi di lapangan berkordinasi dengan Dishub," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, di Jakarta, Rabu (25/7/2012).
Kepolisian bersama Dishub maupun Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya (DLLAJR), nantinya akan memperketat pengawasan di lapangan. Usaha ini untuk mencegah terjadinya kejahatan dalam angkutan kota di lain waktu.
"Nanti diawasi di lapangan. Apa angkot tersebut sudah sesuai dengan trayeknya, dan khususnya di malam hari. Apa masih sopir asli atau tembak, dan kaca film. Itu semua perlu diingatkan kembali," tukas Rikwanto.
Seperti diberitakan sebelumnya, terjadi pencurian dan kekerasan serta percobaan pemerkosaan di dalam angkot C-01 jurusan Ciledug-Senen yang dialami oleh Is (31), seorang karyawati warga Jalan Baladewa Kiri, Johar Baru, Jakarta Pusat (Jakpus).
Kejadian itu terjadi pada Senin 23 Juli 2012, sekira pukul 23.00 WIB, di Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakpus, saat korban hendak pulang kerumahnya dan menumpung angkot jurusan Ciledug-Senen.
"Berkaitan dengan kasus angkot itu (perampokan di angkot C-01), kemudian adanya lagi sopir tembak, dan angkot yang beroperasi tidak pada jalurnya jadi akan diawasi lagi di lapangan berkordinasi dengan Dishub," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, di Jakarta, Rabu (25/7/2012).
Kepolisian bersama Dishub maupun Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya (DLLAJR), nantinya akan memperketat pengawasan di lapangan. Usaha ini untuk mencegah terjadinya kejahatan dalam angkutan kota di lain waktu.
"Nanti diawasi di lapangan. Apa angkot tersebut sudah sesuai dengan trayeknya, dan khususnya di malam hari. Apa masih sopir asli atau tembak, dan kaca film. Itu semua perlu diingatkan kembali," tukas Rikwanto.
Seperti diberitakan sebelumnya, terjadi pencurian dan kekerasan serta percobaan pemerkosaan di dalam angkot C-01 jurusan Ciledug-Senen yang dialami oleh Is (31), seorang karyawati warga Jalan Baladewa Kiri, Johar Baru, Jakarta Pusat (Jakpus).
Kejadian itu terjadi pada Senin 23 Juli 2012, sekira pukul 23.00 WIB, di Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakpus, saat korban hendak pulang kerumahnya dan menumpung angkot jurusan Ciledug-Senen.
(san)