Warga tuntut izin tambang pribadi

Rabu, 25 Juli 2012 - 08:52 WIB
Warga tuntut izin tambang...
Warga tuntut izin tambang pribadi
A A A
Sindonews.com - Warga yang tinggal di lereng Merapi mempertanyakan kejelasan aturan penambangan pasir di pekarangan pribadi.

Mereka selalu dihantui ancaman pidana saat menambang. Sugiso (46) warga Dusun Ngancar, Glagaharjo, Cangkringan, Sleman mengatakan,dari total 160 kepala keluarga (KK) yang tinggal di daerahnya, 80 persen pekarangannya tertimbun material pasir dan batu. Warga menginginkan material yang menutupi lahan pekarangan bisa ditambang supaya bisa kembali ditanami tanaman produktif.

Warga menilai material pasir dan batu yang ada di pekarangan merupakan satu-satunya harapan untuk mencukupi kebutuhan hidup. Pascabencana erupsi Gunung Merapi pada 2010, saat ini banyak warga yang belum memiliki pekerjaan untuk menopang hidup bahkan memperbaiki rumah.

“Masyarakat punyanya pasir dan batu.Yang bisa diuangkan saat ini ya cuma pasir dan batu,” ucap Sugiso menjelaskan, Selasa 24 Juli 2012.

Untuk persiapan penambangan, warga bekerja sama dengan pihak swasta yang memiliki alat berat backhoe. Upaya itu menjadi solusi, karena pengerukan pasir tidak mungkin bisa dilakukan secara manual.

“Kita kerja sama dengan yang punya backhoe, masak kita keruk pakai tangan,” ujar Sugiso.
Meski penambangan menjadi harapan warga untuk bertahan hidup, kondisi yang dialami justru sebaliknya.Setiap melakukan penambangan warga kerap kali mendapatkan ancaman dari aparat karena penambangan yang dilakukan dinilai telah melanggar hukum.

“Warga hanya mempertanyakan aturannya, kenapa lokasi penambangan di atas seperti Glagaharjo, Kepuharjo, Manggong, dan Glagahmalang boleh. Padahal mereka juga di pekarangan,” katanya.

Kades Kepuharjo Heri Suprapto membenarkan adanya warga yang melakukan penambangan di pekarangan pribadi. Sebagai kepala desa, Heri mengaku hanya bisa mengiyakan saja.

“Warga itu butuh makan dan perbaikan rumah, hanya penjualan material itu penghasilan warga,bagi saya oke saja,” ungkapnya.

Kabid Pertambangan Dinas SDAEM Sleman Purwanto menerangkan, menindaklanjuti permintaan warga, surat kepada Dirjen Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) atas nama Bupati Sleman sudah diajukan.

Surat itu pun diakui telah mendapatkan balasan dari Dirjen Minerba yang menyiratkan tidak adanya larangan menambang pasir di pekarangan pribadi. Namun, penambangan dilakukan dengan catatan tiap warga telah mengantongi Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi Penjualan (IUP OPP). Itu pun terbatas hanya material vulkanik sisa erupsi( topsoil).

“IUPOPP dikeluarkan berdasarkan surat keputusan bupati,” ucapnya.
(azh)
Berita Terkait
KKP Hentikan Penambangan...
KKP Hentikan Penambangan Pasir Laut Ilegal di Pulau Rupat
KKP Hentikan Aktivitas...
KKP Hentikan Aktivitas Pengerukan Pasir di Perairan Pulau Tunda
Investor China Berburu...
Investor China Berburu Kuarsa di Indonesia, HIPKI Ajak Bangun Smelter
Begini Dampak Buruk...
Begini Dampak Buruk Jika Indonesia Ekspor Pasir Laut
Pemerintah Didesak Tak...
Pemerintah Didesak Tak Lagi Terbitkan PK3 MNP
Razia Tambang, Polisi...
Razia Tambang, Polisi Amankan 9 Mesin Sedot di Kawasan Wisata
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
9 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
10 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
10 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
16 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
17 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
18 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Tangguhkan...
Arab Saudi Tangguhkan Visa Warga 14 Negara Termasuk Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved