Pelaku mengaku aksinya tak direncanakan
Selasa, 24 Juli 2012 - 16:27 WIB
Pelaku mengaku aksinya tak direncanakan
A
A
A
Sindonews.com - Sopir angkot yang menjadi pelaku percobaan perampokan yang disertai pelecehan seksual, Ari Anggara, mengaku dirinya tidak merencanakan aksi perampokan yang dilakukan bersama empat orang temannya itu.
"Dia mengaku tidak direncanakan, tapi itu tiba-tiba saja. Ada kebetulan penumpang masuk, jadi langsung disergap," kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Angesta Romano Yoyol saat dihubungi di Jakarta, Selasa (24/7/2012).
Dia mengungkapkan, pihaknya tidak akan begitu saja mempercayai keterangan dari pelaku, dan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian yang menimpa seorang karyawati itu.
Saat ini sendiri, pihak Polres Jakarta Pusat telah memeriksa beberapa orang saksi, termasuk korban yang masih syok karena kejadian yang menimpanya. Sementara empat orang pelaku lainnya sedang dalam pengejaran petugas Polres Jakarta Pusat.
"Sopirnya Ari Anggara sudah diamankan di Polres, dan tengah diperiksa. Sementara empat orang temannya masih buron," ujarnya.
Seperti diketahui, pada Senin 23 Juli 2012 malam sekira pukul 23.00 WIB di sekitar Lapangan Benteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat, terjadi perampokan yang menimpa seorang karyawati. Korban dirampok saat baru pulang dari tempat kerjanya dengan menumpang angkot C-01 bernopol B 1106 VTX jurusan Cileduk-Senen yang disopiri Ari Anggara.
"Dia mengaku tidak direncanakan, tapi itu tiba-tiba saja. Ada kebetulan penumpang masuk, jadi langsung disergap," kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Angesta Romano Yoyol saat dihubungi di Jakarta, Selasa (24/7/2012).
Dia mengungkapkan, pihaknya tidak akan begitu saja mempercayai keterangan dari pelaku, dan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian yang menimpa seorang karyawati itu.
Saat ini sendiri, pihak Polres Jakarta Pusat telah memeriksa beberapa orang saksi, termasuk korban yang masih syok karena kejadian yang menimpanya. Sementara empat orang pelaku lainnya sedang dalam pengejaran petugas Polres Jakarta Pusat.
"Sopirnya Ari Anggara sudah diamankan di Polres, dan tengah diperiksa. Sementara empat orang temannya masih buron," ujarnya.
Seperti diketahui, pada Senin 23 Juli 2012 malam sekira pukul 23.00 WIB di sekitar Lapangan Benteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat, terjadi perampokan yang menimpa seorang karyawati. Korban dirampok saat baru pulang dari tempat kerjanya dengan menumpang angkot C-01 bernopol B 1106 VTX jurusan Cileduk-Senen yang disopiri Ari Anggara.
(lil)