84 warga Pemalang keracunan takjil

Senin, 23 Juli 2012 - 09:08 WIB
84 warga Pemalang keracunan...
84 warga Pemalang keracunan takjil
A A A
Sindonews.com - Sebanyak 84 orang warga Desa Kalisaleh, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang,mengalami keracunan makanan takjil. Kendati tidak ada korban meninggal dunia, namun banyaknya korban yang keracunan mengakibatkan warga khawatir.

Hingga kemarin sore, Minggu 22 Juli 2012, 60 orang di antaranya masih dirawat di puskesmas kecamatan seperti Puskesmas Randudongkal, Puskesmas Belik dan RSI Moga. Mereka juga diduga masih tersebar di tempat perawatan lain, mengingat terbatasnya masing-masing ruang rawat. Camat Belik, Tarjono, mengatakan, korban mengalami keracunan setelah makan takjil atau hidangan buka puasa. Warga makan jajanan takjil jenis bubur sumsum, kacang hijau, es buah dan lainnya.

Makanan itu dijual oleh pedagang keliling, Ruti (42) yang juga warga desa setempat. “Kami belum mengetahui pasti jenis makanan yang jadi penyebab,” jelas Tarjono dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, warga mengonsumsi takjil usai salat tarawih. Mereka baru mengalami keluhan mual, muntah, sakit perut hingga pusing keesokan harinya. Beberapa dari mereka segera memeriksakan diri ke puskesmas, dan rumah sakit terdekat.

Tercatat, pasien tersebar di antaranya di Puskesmas Randudongkal 22 orang, RS Bersalin Mardotillah Randudongkal 38 orang, dan sisanya di RSI Moga. Sementara menurut Ruti, yang dikonfirmasi tengah dirawat di Puskesmas Randudongkal mengaku tidak menaruh curiga dengan makanan yang dijajakannya.

“Saya curiga kalau gula merah yang saya pakai untuk makanan itu sedikit busuk,” ujarnya.

Dia mengaku beli gula untuk pemanis makanannya dari sebuah toko kelontong di desanya. Karena ketidaktahuannya pula, dia sekeluarga juga mengonsumsi jajanan tersebut. Praktis, Ruti sekeluarga juga harus menjalani perawatan di puskesmas. Kapolsek Belik, AKP I Wayan Kesuma Jaya menduga warga keracunan makanan yang dijual pedagang keliling.

Kepala Puskesmas Randudongkal Dr Kartika Ningsih menjelaskan, saat ini korban yang dirawat di tempatnya ada 22 orang. Sebagian besar kondisi kesehatan korban sudah mulai stabil. Pemeriksaan kesehatan juga belum bisa memastikan benar tidaknya mereka terkena keracunan makanan.
(azh)
Berita Terkait
SPPG Wajib Kantongi...
SPPG Wajib Kantongi Sertifikat Higienis Usai Kasus Keracunan MBG
Santap Nasi Kotak Saat...
Santap Nasi Kotak Saat Acara Tausiah, 90 Orang Masuk Rumah Sakit dan 1 Tewas
83 Warga Keracunan Usai...
83 Warga Keracunan Usai Hadiri Hajatan di Sukabumi
1 Tewas dan Belasan...
1 Tewas dan Belasan Lainnya Dirawat di Puskesmas Akibat Keracunan Makanan di Ciamis
Puluhan Warga Gunungkidul...
Puluhan Warga Gunungkidul Keracunan Makanan, 1 Meninggal Dunia
43 Santri di Gunung...
43 Santri di Gunung Putri Diduga Keracunan Nasi Kotak
Berita Terkini
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
7 jam yang lalu
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
7 jam yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
8 jam yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
8 jam yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
10 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
10 jam yang lalu
Infografis
Prabowo Bakal Ungsikan...
Prabowo Bakal Ungsikan 1.000 Warga Palestina ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved