Selama Ramadan, polisi perketat pengamanan di Gowa

Kamis, 19 Juli 2012 - 11:28 WIB
Selama Ramadan, polisi...
Selama Ramadan, polisi perketat pengamanan di Gowa
A A A
Sindonews.com - Polisi akan memperketat keamanan di sejumlah titik di wilayah Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel). Hal ini dilakukan untuk meminimalisir gangguan keamanan yang dapat mengganggu ibadah puasa selama bulan Ramadan.

Kepala Satlantas Polres Gowa AKP Muhiddin mengatakan sejumlah tempat yang mendapat pengamanan ketat yakni, pasar, tempat ibadah, jalur yang kerap dipakai balapan liar, dan tempat yang sering terjadi tindak kriminal. Sejumlah petugas akan ditempatkan di beberapa pasar tumpah di Gowa yakni, di Pallangga, Bontomarannu, dan Jembatan Kembar di Kecamatan Somba Opu.

"Langkah pengamanan ekstra ketat dilakukan di sejumlah tempat umum yang dapat mengganggu pelaksanaan ibadah puasa. Kita semua menginginkan tidak ada gangguan apapun selama Ramadan, agar ibadah kita tidak terganggu," ungkap Muhiddin menjelaskan kepada wartawan, Kamis (18/7/2012).

Muhiddin mengatakan, pihaknya juga sudah menyiapkan penanganan khusus untuk menangani aksi balapan liar yang kerap dilakukan setiap Ramadan.

"Kami akan menempatkan sejumlah petugas di lokasi yang diindikasi sebagai lokasi balapan liar selama Ramadan. Jika ada pelaku balapan liar ditangkap maka akan diberi sanksi tegas sesuai aturan berlaku," tuturnya.

Menurut dia, pelaku balapan liar kerap memanfaatkan waktu usai salat tarawih. Pada jam ini petugas akan memperketat pengamanan di sejumlah jalur yang kerap dijadikan ajang balapan liar.

"Sejumlah titik yang selama ini diidentifikasi sebagai tempat balapan liar akan dijaga oleh aparat kepolisian," katanya.

Salah seorang tokoh masyarakat Somba Opu Makmur Daeng Tarra mengatakan sangat mengapresiasi sikap Polres yang akan menurunkan petugas untuk menjaga keamanan di sejumlah tempat selama Ramadan. Termasuk mengantisipasi terjadinya balapan liar.

"Balapan liar ini menjadi keresahan warga, karena setiap Ramadan pasti balapan liar di sejumlah ruas jalan meningkat. Keberadaan pelaku balapan liar ini sangat mengganggu ketentraman warga, terutama yang bermukim di lokasi yang dijadikan ajang balapan liar tersebut," katanya.
(azh)
Berita Terkait
Orang yang Celaka di...
Orang yang Celaka di Bulan Ramadan, Ini Penyebabnya
Hilal di Titik Pemantaun...
Hilal di Titik Pemantaun Masjid KH Hasyim Asy’ari Tidak Terlihat
4 Tradisi Unik Menyambut...
4 Tradisi Unik Menyambut Ramadan di Dunia, dari Mheibes hingga Nyekar
Survei Online Ramadan:...
Survei Online Ramadan: Warganet Pilih Belanja Pakaian dan Berbuka dengan Gorengan
13 Hari Menjelang Puasa...
13 Hari Menjelang Puasa Ramadan, Berikut 3 Bekal Terbaik
3 Fase Ramadan Beserta...
3 Fase Ramadan Beserta Keutamaan dan Amalan yang Bisa Dikerjakan
Berita Terkini
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
1 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
2 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
3 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
3 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
5 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
5 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved