Posko pemenangan dua kandidat mulai sepi
Selasa, 17 Juli 2012 - 09:49 WIB
Posko pemenangan dua kandidat mulai sepi
A
A
A
Sindonews.com - Posko pemenangan dua calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) yang meraih suara terendah telah sepi dari hiruk-pikuk aktivitas tim sukses pasangan calon tersebut.
Suasana sepi inilah yang terlihat di posko pemenangan Alex Noerdin-Nono Sampono di Jalan Diponegoro 37, Menteng, Jakarta Pusat dan pasangan Hendardji Soepandji-Jalan Gunawarman No 25, Jakarta Selatan.
Saat SINDO menyambangi posko pemenangan Alex Noerdin-Nono Sampono, suasananya sangat sepi dari aktivitas. Padahal, tiga bulan terakhir tempat ini selalu ramai dengan aktivitas pendukung serta simpatisan pasangan calon nomor urut enam itu.
Di lokasi ini sebelumnya untuk parkir sepeda motor saja bahkan sangat sulit hingga harus memarkirkannya di atas trotoar. Saat menjelang masa kampanye di posko ini setiap hari hampir ratusan orang rela antre hanya untuk mendaftar sebagai relawan Noesa.
Selain itu, sejumlah tim pemenangan Alex Noerdin-Nono Sampono pun sangat sibuk menyusun konsep pelatihan bagi relawan Noesa hingga mengatur jadwal kampanye pasangan yang diusung Partai Golkar ini.
Namun, pascahasil quick count sejumlah lembaga survei pada 11 Juli lalu yang menyebutkan Alex Noerdin-Nono Sampono hanya meraih suara 4 persen, suasana di posko pemenangan ini pun berubah drastis.
Tak ada lagi kesibukan terlihat di kantor yang berada di samping bioskop Megaria ini. Mantan anggota tim sukses Alex Noerdin-Nono Sampono Muhammad Sulhi menuturkan, terhitung mulai Minggu (15/7) lalu secara resmi kegiatan tim pemenangan Alex Noerdin- Nono Sampono dibubarkan.
“Kami sudah bubar dan otomatis saya sudah tak lagi menjadi bagian tim pemenang Alex Noerdin-Nono Sampono,” katanya.
Sulhi menambahkan, seluruh peralatan dan properti yang ada di dalam posko pemenangan akan segera dikosongkan dari rumah tersebut.
Bangunan tersebut akan dihuni oleh pengontrak lainnya. Suasana serupa juga terlihat di posko pemenangan Hendardji Soepandji-A Riza Patria.
Posko pemenangan yang disebut sebagai Balai Rakyat Jakarta ini saat masa kampanye terpampang sebuah poster berukuran 5x5 meter dengan warna dasar putih dan sebagian orange bertuliskan Jakarta Jangan Berkumis serta foto wajah Hendardji Soepandji.
Namun, sejak mendapatkan perolehan suara 4% versi sejumlah lembaga survei, tak ada lagi poster tersebut. Bahkan kegiatan di Balai Rakyat Jakarta ini terlihat sepi.
Tim Humas dari Balai Rakyat Jakarta Alief Syachviar menuturkan, posko pemenangan telah resmi dibubarkan. “Tim pemenang masih tetap solid dan silaturahmi masih terjalin walaupun anggota tim telah kembali menjalankan aktivitas masing-masing,” ucapnya.
Suasana sepi inilah yang terlihat di posko pemenangan Alex Noerdin-Nono Sampono di Jalan Diponegoro 37, Menteng, Jakarta Pusat dan pasangan Hendardji Soepandji-Jalan Gunawarman No 25, Jakarta Selatan.
Saat SINDO menyambangi posko pemenangan Alex Noerdin-Nono Sampono, suasananya sangat sepi dari aktivitas. Padahal, tiga bulan terakhir tempat ini selalu ramai dengan aktivitas pendukung serta simpatisan pasangan calon nomor urut enam itu.
Di lokasi ini sebelumnya untuk parkir sepeda motor saja bahkan sangat sulit hingga harus memarkirkannya di atas trotoar. Saat menjelang masa kampanye di posko ini setiap hari hampir ratusan orang rela antre hanya untuk mendaftar sebagai relawan Noesa.
Selain itu, sejumlah tim pemenangan Alex Noerdin-Nono Sampono pun sangat sibuk menyusun konsep pelatihan bagi relawan Noesa hingga mengatur jadwal kampanye pasangan yang diusung Partai Golkar ini.
Namun, pascahasil quick count sejumlah lembaga survei pada 11 Juli lalu yang menyebutkan Alex Noerdin-Nono Sampono hanya meraih suara 4 persen, suasana di posko pemenangan ini pun berubah drastis.
Tak ada lagi kesibukan terlihat di kantor yang berada di samping bioskop Megaria ini. Mantan anggota tim sukses Alex Noerdin-Nono Sampono Muhammad Sulhi menuturkan, terhitung mulai Minggu (15/7) lalu secara resmi kegiatan tim pemenangan Alex Noerdin- Nono Sampono dibubarkan.
“Kami sudah bubar dan otomatis saya sudah tak lagi menjadi bagian tim pemenang Alex Noerdin-Nono Sampono,” katanya.
Sulhi menambahkan, seluruh peralatan dan properti yang ada di dalam posko pemenangan akan segera dikosongkan dari rumah tersebut.
Bangunan tersebut akan dihuni oleh pengontrak lainnya. Suasana serupa juga terlihat di posko pemenangan Hendardji Soepandji-A Riza Patria.
Posko pemenangan yang disebut sebagai Balai Rakyat Jakarta ini saat masa kampanye terpampang sebuah poster berukuran 5x5 meter dengan warna dasar putih dan sebagian orange bertuliskan Jakarta Jangan Berkumis serta foto wajah Hendardji Soepandji.
Namun, sejak mendapatkan perolehan suara 4% versi sejumlah lembaga survei, tak ada lagi poster tersebut. Bahkan kegiatan di Balai Rakyat Jakarta ini terlihat sepi.
Tim Humas dari Balai Rakyat Jakarta Alief Syachviar menuturkan, posko pemenangan telah resmi dibubarkan. “Tim pemenang masih tetap solid dan silaturahmi masih terjalin walaupun anggota tim telah kembali menjalankan aktivitas masing-masing,” ucapnya.
(lns)