Lima daerah di Jateng kekurangan air bersih

Senin, 16 Juli 2012 - 19:41 WIB
Lima daerah di Jateng...
Lima daerah di Jateng kekurangan air bersih
A A A
Sindonews.com - Musim kemarau menyebabkan lima daerah di Jawa Tengah dilanda kekurangan air bersih. Kelima daerah tersebut meliputi Kabupaten Demak sebanyak 41 desa, Banyumas sebanyak 64 desa, Grobogan sebanyak 103 desa, Rembang sebanyak 133 desa dan Cilacap sebanyak 31 desa.

Pemerintah kabupaten setempat telah mengajukan bantuan air bersih ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah.

“Sudah melaporkan ke kami dan telah kami instruksikan masing-masing Bakorwil untuk mengirimkan bantuan air bersih,” ungkap Kabid Penanganan Darurat BPBD Jateng Gembong Purwanto, Senin (16/7/2012).

Di Jawa Tengah, terdapat tiga Bakorwil meliputi Bakorwil Solo-Kedu, Bakorwil Pati dan Bakorwil Pekalongan. Masing-masing bakorwil, lanjut Gembong, sudah menyiapkan antara 1.000-1200 tangki air bersih untuk mengatasi kekurangan air bersih di masing-masing karesidenan pada musim kemarau tahun ini.

“Kami harap jika ada kekurangan air bersih, segera menghubungi ke bakorwil masing-masing. Kami perkirakan ketersediaan air di bakorwil akan habis pada September mendatang,” imbuhnya.

Daerah lain yang terancam kekeringan di antaranya Blora, Kendal, Wonogiri, Sragen, Boyolali, Brebes, Klaten, Boyolali, Kota Semarang dan masih banyak di daerah lainnya.

“Kebutuhan air bersih untuk wilayah terdampak selama 30 hari diperkirakan sebanyak 662.973.570 liter. Dengan asumsi ada lima jiwa per KK,” jelas Gembong.

Sementara itu, bupati dan walikota di Jateng diminta melaksanakan rehabilitasi sistem irigasi, waduk embung pintu-pintu air pada musim kemarau saat ini supaya ke depan tidak terjadi banjir.

“Bagaimana supaya tidak sulit (air), cara yang bisa dilakukan dalam jangka panjang adalah dengan penghijauan. Ini sudah kewajiban baik itu diperintah atau tidak diperintah karena ini untuk kepentingan kehidupan kita semua,” kata Gubernur Jateng Bibit Waluyo.
(azh)
Berita Terkait
Awal Musim Kemarau 2024...
Awal Musim Kemarau 2024 Diprediksi Mundur, Ini Rincian Daerahnya
Puncak Kemarau di Maros...
Puncak Kemarau di Maros Diprediksi Pada Bulan Agustus
56% Wilayah Indonesia...
56% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau Sejak Awal Juli 2023
37,7% Wilayah Indonesia...
37,7% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, BMKG: Waspada Dampak Kekeringan
BMKG Laporkan 21 Daerah...
BMKG Laporkan 21 Daerah di Indonesia Tidak Hujan Selama 2 Bulan Lebih
BMKG Laporkan 63% Wilayah...
BMKG Laporkan 63% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau hingga Akhir Juli 2023
Berita Terkini
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
2 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
6 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
6 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
7 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
9 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved