Demokrat miliki strategi menangkan Foke-Nara
Senin, 16 Juli 2012 - 14:08 WIB
Demokrat miliki strategi menangkan Foke-Nara
A
A
A
Sindonews.com - Partai Demokrat sudah memiliki strategi khusus untuk memenangkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2012 Fauzi Bowo (Foke)-Nachrowi Ramli (Nara) di putaran kedua.
"Strategi menghadapi putaran kedua sudah dirumuskan, tetapi strategi itu bukan untuk disampaikan kepada media massa dan juga kepada publik (rahasia)," ujar Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum di Jakarta, Senin (16/7/2012).
Ditambahkan dia, dalam putaran kedua ini, partainya akan bekerja dengan sangat keras untuk menyakinkan warga Jakarta agar tetap memilih Foke-Nara sebagai pemimpin mereka dalam lima tahun ke depan.
"Semua masyarakat Ibu Kota ingin terjamin masa depannya, sehingga suara pada putaran kedua sebaiknya diserahkan pada Foke dan Nara," terang Anas dengan penuh percaya diri.
Disinggung tentang koalisi politik, Anas menegaskan, sudah melakukan pendekatan-pendekatan. Salah satunya dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang memiliki 11% suara pada putaran pertama. Tak hanya itu, ormas dan kelompok masyarakat juga mulai didekati.
"Ini kan pertandingan final, tinggal dua pasang. Yang menentukan adalah sebanyak mungkin suara pemilih bisa mendukung Foke-Nara. Karena itu, tentu kami menggalang kebersamaan dengan parpol, partai sahabat, ormas, komunitas, serta tentunya dengan para pemilih secara langsung. Pokoknya semuanya dilakukan pendekatan untuk menang di Pilkada," tegasnya.
"Strategi menghadapi putaran kedua sudah dirumuskan, tetapi strategi itu bukan untuk disampaikan kepada media massa dan juga kepada publik (rahasia)," ujar Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum di Jakarta, Senin (16/7/2012).
Ditambahkan dia, dalam putaran kedua ini, partainya akan bekerja dengan sangat keras untuk menyakinkan warga Jakarta agar tetap memilih Foke-Nara sebagai pemimpin mereka dalam lima tahun ke depan.
"Semua masyarakat Ibu Kota ingin terjamin masa depannya, sehingga suara pada putaran kedua sebaiknya diserahkan pada Foke dan Nara," terang Anas dengan penuh percaya diri.
Disinggung tentang koalisi politik, Anas menegaskan, sudah melakukan pendekatan-pendekatan. Salah satunya dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang memiliki 11% suara pada putaran pertama. Tak hanya itu, ormas dan kelompok masyarakat juga mulai didekati.
"Ini kan pertandingan final, tinggal dua pasang. Yang menentukan adalah sebanyak mungkin suara pemilih bisa mendukung Foke-Nara. Karena itu, tentu kami menggalang kebersamaan dengan parpol, partai sahabat, ormas, komunitas, serta tentunya dengan para pemilih secara langsung. Pokoknya semuanya dilakukan pendekatan untuk menang di Pilkada," tegasnya.
(san)