Gas meledak, dua rumah ludes
Jum'at, 13 Juli 2012 - 08:18 WIB
Gas meledak, dua rumah ludes
A
A
A
Sindonews.com - Dua rumah milik warga Kampung Pasir Bukun, Desa Ciharashas, Kecamatan Cilaku, Cianjur, ludes terbakar.
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Namun, kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Keterangan yang berhasil dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan atas kebakaran yang menghanguskan dua rumah warga tersebut.
Untuk sementara, polisi menduga api berasal dari gas. ”Kami akan melakukan penyelidikan terlebih dahulu, belum diketahui penyebabnya, namun dugaan dari gas,” kata seorang petugas polisi yang enggan disebut namanya.
Saat peristiwa itu terjadi, kedua pemilik rumah,Aam dan Iyan, tengah berada di luar, sehingga mereka tidak tahu jika rumahnya terbakar.
”Pemilik rumah tidak ada di tempat, mereka lagi bekerja. Saat datang, rumahnya sudah rata,” kata Ajat, 29, tetangga korban.
Warga yang mengetahui adanya rumah yang terbakar, langsung berhamburan dan berusaha memadamkan api dengan cara manual. ”Sebisa mungkin warga memadamkan api. Selama api berkobar, pemadam kebakaran (damkar) tidak kunjung datang. Tapi, setelah api padam, baru mereka (damkar) datang,” ungkap Ajat.
Akibat peristiwa itu, sejumlah barang-barang milik korban habis terbakar. Selain itu, empat ekor sapi milik salah satu korban juga ikut terbakar.
”Kalau barang-barang isi rumah habis. Hewan piaraan juga ikut terbakar. Ada empat ekor sapi yang terpanggang,” ungkapnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Namun, kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Keterangan yang berhasil dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan atas kebakaran yang menghanguskan dua rumah warga tersebut.
Untuk sementara, polisi menduga api berasal dari gas. ”Kami akan melakukan penyelidikan terlebih dahulu, belum diketahui penyebabnya, namun dugaan dari gas,” kata seorang petugas polisi yang enggan disebut namanya.
Saat peristiwa itu terjadi, kedua pemilik rumah,Aam dan Iyan, tengah berada di luar, sehingga mereka tidak tahu jika rumahnya terbakar.
”Pemilik rumah tidak ada di tempat, mereka lagi bekerja. Saat datang, rumahnya sudah rata,” kata Ajat, 29, tetangga korban.
Warga yang mengetahui adanya rumah yang terbakar, langsung berhamburan dan berusaha memadamkan api dengan cara manual. ”Sebisa mungkin warga memadamkan api. Selama api berkobar, pemadam kebakaran (damkar) tidak kunjung datang. Tapi, setelah api padam, baru mereka (damkar) datang,” ungkap Ajat.
Akibat peristiwa itu, sejumlah barang-barang milik korban habis terbakar. Selain itu, empat ekor sapi milik salah satu korban juga ikut terbakar.
”Kalau barang-barang isi rumah habis. Hewan piaraan juga ikut terbakar. Ada empat ekor sapi yang terpanggang,” ungkapnya.
(azh)