Ronde kedua, Jokowi siap kalahkan Foke
Kamis, 12 Juli 2012 - 02:03 WIB
Ronde kedua, Jokowi siap kalahkan Foke
A
A
A
Sindonews.com - Calon Gubernur DKI Jakarta 2012 Joko Widodo (Jokowi) mengaku tidak memiliki strategi khusus untuk memenangkan ronde kedua Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI. Strategi yang dipakai Jokowi mengalahkan Fauzi Bowo (Foke) hanya strategi sederhana.
"Kami tak akan gunakan strategi besar, karena itu butuh dana yang besar," ujar Jokowi di Posko Pemenangan Jokowi, Jalan Diponegoro, Jakarta, Rabu (11/7/2012).
Namun Jokowi mengaku akan lebih memaksimalkan penggalangan dukungan dalam kampanye di ronde kedua. "Partainya yang bergerak, PDIP, Gerindra dan relawannya yang bergerak, juga masyarakatnya yang bergerak," terangnya menjelaskan jurus ampuh memenangkan Pilgub DKI.
Kendati mudah mengatakan itu, Jokowi mengaku cukup sulit menjalankan praktiknya. Namun justru itu yang menjadi tantangan baginya.
"Yang sulit itu bagaimana semuanya itu bisa bergerak dalam roda mesin yang sama, itu yang kita pandu. Kita memang kaya organisasi tanpa bentuk. Saya sndiri kadang nggak jelas. Partai bergerak, PDIP bergerak sendiri, Gerindra bergerak sendiri, simpul, relawan gerak sendiri," jelasnya.
Ditambahkan dia, tiga minggu lalu pihaknya baru bertemu dengan semua elemen kekuatan pendukung kemenangan Pilgub DKI. Dalam pertemuan itu, semua sepakat untuk bergerak bersama memenangkan Jokowi-Ahok.
"Kami tak akan gunakan strategi besar, karena itu butuh dana yang besar," ujar Jokowi di Posko Pemenangan Jokowi, Jalan Diponegoro, Jakarta, Rabu (11/7/2012).
Namun Jokowi mengaku akan lebih memaksimalkan penggalangan dukungan dalam kampanye di ronde kedua. "Partainya yang bergerak, PDIP, Gerindra dan relawannya yang bergerak, juga masyarakatnya yang bergerak," terangnya menjelaskan jurus ampuh memenangkan Pilgub DKI.
Kendati mudah mengatakan itu, Jokowi mengaku cukup sulit menjalankan praktiknya. Namun justru itu yang menjadi tantangan baginya.
"Yang sulit itu bagaimana semuanya itu bisa bergerak dalam roda mesin yang sama, itu yang kita pandu. Kita memang kaya organisasi tanpa bentuk. Saya sndiri kadang nggak jelas. Partai bergerak, PDIP bergerak sendiri, Gerindra bergerak sendiri, simpul, relawan gerak sendiri," jelasnya.
Ditambahkan dia, tiga minggu lalu pihaknya baru bertemu dengan semua elemen kekuatan pendukung kemenangan Pilgub DKI. Dalam pertemuan itu, semua sepakat untuk bergerak bersama memenangkan Jokowi-Ahok.
(san)