Jokowi tak dendam dengan pengkhianat
Rabu, 11 Juli 2012 - 20:50 WIB
Jokowi tak dendam dengan pengkhianat
A
A
A
Sindonews.com - Calon Gubernur DKI Jakarta 2012 Joko Widodo (Jokowi) mengaku tidak sakit hati dengan orang-orang yang pernah mengkhianatinya dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI dengan mengalihkan dukungan ke lawan politiknya.
Bahkan dengan sikap ramah Jokowi tetap menerima ucapan selamat mereka dengan tangan terbuka, usai penghitungan cepat Pilgub DKI selesai dilakukan.
Lebih jauh, Jokowi mengaku sangat senang jika mereka kembali mendukungnya di ronde kedua Pilgub DKI. "Didukungin ya kita senang banget. Asal enggak berubah," ujar Jokowi di Posko Pemenangan Jokowi-Basuki, di Jalan Diponegoro, Jakarta, Rabu (11/7/2012).
Usai penghitungan cepat, Jokowi mengaku banyak warga yang sebelumnya melihatnya sebelah mata justru balik mendukungnya di putaran kedua Pilgub DKI. "Yang datang belakang juga tetap dicintai. Masa dicuekin, yang bener saja. Tidak ada sikap cuek kami," tandasnya.
Seperti diketahui, beberapa partai politik mengalihkan dukungan awalnya dari yang tadinya untuk Jokowi ke Foke. Pengalihan dukungan itu dilakukan parpol untuk mencari aman dan jatah kue kekuasaan.
Bahkan dengan sikap ramah Jokowi tetap menerima ucapan selamat mereka dengan tangan terbuka, usai penghitungan cepat Pilgub DKI selesai dilakukan.
Lebih jauh, Jokowi mengaku sangat senang jika mereka kembali mendukungnya di ronde kedua Pilgub DKI. "Didukungin ya kita senang banget. Asal enggak berubah," ujar Jokowi di Posko Pemenangan Jokowi-Basuki, di Jalan Diponegoro, Jakarta, Rabu (11/7/2012).
Usai penghitungan cepat, Jokowi mengaku banyak warga yang sebelumnya melihatnya sebelah mata justru balik mendukungnya di putaran kedua Pilgub DKI. "Yang datang belakang juga tetap dicintai. Masa dicuekin, yang bener saja. Tidak ada sikap cuek kami," tandasnya.
Seperti diketahui, beberapa partai politik mengalihkan dukungan awalnya dari yang tadinya untuk Jokowi ke Foke. Pengalihan dukungan itu dilakukan parpol untuk mencari aman dan jatah kue kekuasaan.
(san)