Rebutan lahan galian C, 2 pekerja terluka
Senin, 09 Juli 2012 - 09:22 WIB
Rebutan lahan galian C, 2 pekerja terluka
A
A
A
Sindonews.com - Puluhan orang dari dua perusahaan galian C bentrok di Jalan PMD Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Sukarami sekitar pukul 11.30 WIB. Dua pekerja dari kedua pihak terluka parah dalam peristiwa ini.
Dua orang yang terluka yakni, Chandra (35) pekerja dari perusahaan galian c milik Asmadi dan Marchel alias Carly (25) pekerja dari galian c milik Arsyad. Chandra, terluka di wajah dan tubuhnya akibat dipukuli sekitar 30 orang dari kubu Arsyad dengan benda tumpul. Warga Dusun Talang Kelapa, Sukarami ini hingga kemarin masih tak sadarkan diri dan dirawat di Instalansi Gawat Darurat (IGD) RSMH Palembang.
Sementara Marchel mengalami satu luka tusuk di pinggang kiri. Seperti Chandra, warga Dusun Talang Kelapa, Kecamatan Sukarami ini juga dirawat di RSMH. Agar tidak terjadi bentrok susulan di rumah sakit, kamar tempat kedua korban dirawat dijaga polisi. Selain itu, polisi juga telah memeriksa sejumlah orang dari kedua kubu.
“Dalam beberapa hari ini anggota kita masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap kedua kelompok, guna mencari siapa tersangka penusukan dan yang terlibat pengeroyokan,” ujar Wakapolresta Palembang AKBP Kasihana Sholeh Abdullah seusai melihat kondisi kedua korban di RSMH Palembang, Minggu 8 Juli 2012.
Diduga kuat keributan ini terjadi karena perebutan lahan galian C. Menurut Yanti (30) warga yang menyaksikan peristiwa ini, bentrok fisik terjadi setelah Wisnu, anak buah Asmadi dipukul pekerja Arsyad bernama Carly. Melihat hal itu, Chandra anak buah Asmadi yang lain menusuk pinggang Carly.
“Setelah itu, pekerja Arsyad yang lain mengamuk dan memukuli Chandra,” katanya.
Peristiwa pengeroyokan ini kemudian dilaporkan Wisnu ke Polresta Palembang. Sementara Arsyad yang ditemui terpisah, mengaku siap menghadapi laporan tersebut.
Dua orang yang terluka yakni, Chandra (35) pekerja dari perusahaan galian c milik Asmadi dan Marchel alias Carly (25) pekerja dari galian c milik Arsyad. Chandra, terluka di wajah dan tubuhnya akibat dipukuli sekitar 30 orang dari kubu Arsyad dengan benda tumpul. Warga Dusun Talang Kelapa, Sukarami ini hingga kemarin masih tak sadarkan diri dan dirawat di Instalansi Gawat Darurat (IGD) RSMH Palembang.
Sementara Marchel mengalami satu luka tusuk di pinggang kiri. Seperti Chandra, warga Dusun Talang Kelapa, Kecamatan Sukarami ini juga dirawat di RSMH. Agar tidak terjadi bentrok susulan di rumah sakit, kamar tempat kedua korban dirawat dijaga polisi. Selain itu, polisi juga telah memeriksa sejumlah orang dari kedua kubu.
“Dalam beberapa hari ini anggota kita masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap kedua kelompok, guna mencari siapa tersangka penusukan dan yang terlibat pengeroyokan,” ujar Wakapolresta Palembang AKBP Kasihana Sholeh Abdullah seusai melihat kondisi kedua korban di RSMH Palembang, Minggu 8 Juli 2012.
Diduga kuat keributan ini terjadi karena perebutan lahan galian C. Menurut Yanti (30) warga yang menyaksikan peristiwa ini, bentrok fisik terjadi setelah Wisnu, anak buah Asmadi dipukul pekerja Arsyad bernama Carly. Melihat hal itu, Chandra anak buah Asmadi yang lain menusuk pinggang Carly.
“Setelah itu, pekerja Arsyad yang lain mengamuk dan memukuli Chandra,” katanya.
Peristiwa pengeroyokan ini kemudian dilaporkan Wisnu ke Polresta Palembang. Sementara Arsyad yang ditemui terpisah, mengaku siap menghadapi laporan tersebut.
(azh)