Warga Waena minta bantuan pengamanan TNI
Jum'at, 06 Juli 2012 - 10:09 WIB
Warga Waena minta bantuan pengamanan TNI
A
A
A
Sindonews.com - Pengamanan yang dilakukan aparat di Papua masih terus dilakukan pascakerusuhan di Perumnas 3 Waena, Jayapura, Papua. Masyarakat sekitar masih khawatir adanya kerusuhan susulan di wilayah tersebut.
Dari pantauan di lapangan, Jumat (6/7/2012) pengamanan dilakukan di tiga titik di Papua yakni di Perumnas 3, Expo dan Koramil Abepura.
Di tiga titik tersebut ditempatkan anggota sekira satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) atau kurang lebih 100 anggota. Pengamanan dilakukan oleh Anggota Yonif 751/BS di bawah kendali Korem 172/PWY.
Masyarakat sekitar Perumns 3 Waena memang meminta pengamanan terus dilakukan di wilayah tersebut. Masyarakat masih trauma akibat kerusuhan di Perumnas 3 yang merupakan buntut dari tewasnya pentolan Komite Nasional Papua Barat, Mako Tabuni.
Kerusuhan terjadi pada 14 Juni lalu ketika aparat kepolisian melakukan penangkapan terhadap Mako Tabuni di Waena Jayapura. Penangkapan tersebut mendapat perlawanan dari anggota KNPB.
Mako Tabuni pun akhirnya ditembak petugas karena mencoba melawan. Melihat pemimpinnya ditembak, anggota KNPB mengamuk di Perumnas 3 dan merusak bangunan dan fasilitas yang ada di sekitar Perumnas 3.
Dari pantauan di lapangan, Jumat (6/7/2012) pengamanan dilakukan di tiga titik di Papua yakni di Perumnas 3, Expo dan Koramil Abepura.
Di tiga titik tersebut ditempatkan anggota sekira satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) atau kurang lebih 100 anggota. Pengamanan dilakukan oleh Anggota Yonif 751/BS di bawah kendali Korem 172/PWY.
Masyarakat sekitar Perumns 3 Waena memang meminta pengamanan terus dilakukan di wilayah tersebut. Masyarakat masih trauma akibat kerusuhan di Perumnas 3 yang merupakan buntut dari tewasnya pentolan Komite Nasional Papua Barat, Mako Tabuni.
Kerusuhan terjadi pada 14 Juni lalu ketika aparat kepolisian melakukan penangkapan terhadap Mako Tabuni di Waena Jayapura. Penangkapan tersebut mendapat perlawanan dari anggota KNPB.
Mako Tabuni pun akhirnya ditembak petugas karena mencoba melawan. Melihat pemimpinnya ditembak, anggota KNPB mengamuk di Perumnas 3 dan merusak bangunan dan fasilitas yang ada di sekitar Perumnas 3.
(azh)