Ical nyapres, korban Lapindo menjerit
Kamis, 05 Juli 2012 - 10:03 WIB
Ical nyapres, korban Lapindo menjerit
A
A
A
Sindonews.com - Ditetapkannya Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie sebagai calon presiden (capres) yang akan diusung Partai Golkar dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendapat reaksi keras dari warga Porong, Sidoarjo, yang menjadi korban luapan lumpur Lapindo.
Sejumlah warga korban lumpur Lapindo di pemukiman relokasi mandiri di Desa Renojoyo, Porong, Sidoarjo menilai Ical belum pantas untuk maju dalam Pilpres, karena belum mampu menyelesaikan persoalan kemasyarakatan seperti persoalan lumpur Lapindo. Pasalnya, hingga saat ini PT Minarak Lapindo Jaya belum menyelesaikan pembayaran ganti rugi.
"Seharusnya Ical menyelesaikan dulu sejumlah permasalahan di masyarakat, khususnya terkait bencana lumpur Lapindo di Porong, Sidoarjo." kata salah seorang warga di pemukiman relokasi mandiri Desa Renojoyo, Ningrum di Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (5/7/2012).
Menurutnya, persoalan lumpur Lapindo akan mengganjal rencana majunya Ical sebagai capres dalam Pilpres nanti. "Langkah Ical untuk maju menjadi capres di pilpres 2014 akan tersendat, karena belum menyelesaikan persoalan lumpur Lapindo," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Partai Golkar telah resmi akan mengusung Ical sebagai capres dalam Pilpres 2014 mendatang. Penetapan itu dilakukan setelah mendengarkan pandangan dari pengurus pusat dan daerah serta pengurus organisasi massa yang mendirikan Golkar dan didirikan Golkar.
Elektabilitas Ical berdasarkan hasil jajak pendapat memang menempatkannya di posisi atas. Hal itu terlihat dari survei Lingkaran Survei Indonesia yang menempatkan dirinya di posisi ketiga dengan angka 17,5 persen.
Selain itu, survei terbaru dari Asia Pacific Association of Policial Consultants yang menyebut dirinya telah berada di urutan teratas dengan perolehan angka 22 persen.
Sejumlah warga korban lumpur Lapindo di pemukiman relokasi mandiri di Desa Renojoyo, Porong, Sidoarjo menilai Ical belum pantas untuk maju dalam Pilpres, karena belum mampu menyelesaikan persoalan kemasyarakatan seperti persoalan lumpur Lapindo. Pasalnya, hingga saat ini PT Minarak Lapindo Jaya belum menyelesaikan pembayaran ganti rugi.
"Seharusnya Ical menyelesaikan dulu sejumlah permasalahan di masyarakat, khususnya terkait bencana lumpur Lapindo di Porong, Sidoarjo." kata salah seorang warga di pemukiman relokasi mandiri Desa Renojoyo, Ningrum di Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (5/7/2012).
Menurutnya, persoalan lumpur Lapindo akan mengganjal rencana majunya Ical sebagai capres dalam Pilpres nanti. "Langkah Ical untuk maju menjadi capres di pilpres 2014 akan tersendat, karena belum menyelesaikan persoalan lumpur Lapindo," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Partai Golkar telah resmi akan mengusung Ical sebagai capres dalam Pilpres 2014 mendatang. Penetapan itu dilakukan setelah mendengarkan pandangan dari pengurus pusat dan daerah serta pengurus organisasi massa yang mendirikan Golkar dan didirikan Golkar.
Elektabilitas Ical berdasarkan hasil jajak pendapat memang menempatkannya di posisi atas. Hal itu terlihat dari survei Lingkaran Survei Indonesia yang menempatkan dirinya di posisi ketiga dengan angka 17,5 persen.
Selain itu, survei terbaru dari Asia Pacific Association of Policial Consultants yang menyebut dirinya telah berada di urutan teratas dengan perolehan angka 22 persen.
(lil)