Enam kecamatan di Wajo rawan bencana

Jum'at, 29 Juni 2012 - 00:02 WIB
Enam kecamatan di Wajo...
Enam kecamatan di Wajo rawan bencana
A A A
Sindonews.com - Enam wilayah di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel) disinyalir rawan bencana. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wajo terus mengimbau warga untuk terus waspada.

Kepala BPBD Wajo A Sapada sangaji mengatakan, enamn yang rawan bencana alam terutama banjir yakni Kecamatan Belawa, Tempe, Sabbangparu, Tanasitolo, Maniangpajo dan Pammana.

"Tahun 2010 lalu ada sembilan kecamatan yang terendam banjir yakni Belawa, Maniangpajo, Sabbangparu, Tansitolo, Takkalalla, bola, Pammana, Tempe. Namun yang paling rawan terkena musibah banjir adalah enam kecamatan," kata Sapada menjelaskan kepada wartawan, Kamis (28/6/2012).

Selain banjir sepanjang tahun 2011 dan 2012 sebanyak 465 unit rumah milik warga rata dengan tanah akibat hantaman angin puting beliung. Dari 465 rumah milik warga Kabupaten Wajo tersebut meliputi, dari empat Kecamatan. Kecamatan tersebut yakni Kecamatan Belawa, Pammana, Tanasitolo dan Kecamatan

Majauleng. Untuk di Kecamatan Pammana sendiri kurang lebih 106 KK harus kehilangan tempat yang meliputi, desa/Kelurahan Kampiri, Pallawarukka, Lempa, Watampanua, Cina, Tobatang, dan Simpursia.

Di Kecamatan Belawa, dari 9 desa/Kelurahan terkena angin kencang yang merusak rumah milik warga sebanyak 115, 36 dintaranya masuk kategori rusak parah, 22 rusak sedang, dan 57 rusak ringan.

Sementara di Kecamatan Majauleng sendiri sebanyak 156 rumah milik warga juga mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliun, dan yang terakhir di Kecamatan Tanasitolo, 88 rumah milik warga juga diterjang angin puting beliung.

Terkait puting beliung Andi Sapada Sangadji, mengtataka musibah angin puting beliung adalah musibah murni yang tak disangka sangka kehadirannya dan tidak ada daerah yang di anggap bisa dikategorikan rawan bencana puting beliung.

"Pihak BPBD Kabupaten Wajo kalau terkait musibah Angin Puting beliung yang sejauh ini melanda beberapa kecamatan yang ada di Wajo kita tidak bisa menjelaskan secara rinci lokasi mana yang kerap atau berpotensi areal terjadinya musibah tersebut, mengingat hal demikian adalah sesuatu yang numpang lewat saja," katanya.

Wakil Ketua DPRD Wajo Rahman rahim mengingatkan masyarakat maupun pemerintah kabupaten Wajo untuk waspada dalam menghadapi banjir siklus lima tahunan yang di perkirakan terjadi tahun ini.

"Kita harus waspada, karena banjir siklus lima tahunan lebih besar dari pada banjir tahunan, seperti tahun-tahun sebelumnya," kata Wakil Ketua DPRD Wajo Rahman Rahim.(azh)
()
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
5 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
6 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
6 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
6 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
8 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
9 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved