Belum ada tersangka dari klinik aborsi

Senin, 18 Juni 2012 - 12:28 WIB
Belum ada tersangka...
Belum ada tersangka dari klinik aborsi
A A A
Sindonews.com - Meski telah memeriksa 15 saksi usai melakukan penggerebekan tempat praktek aborsi ilegal di kawasan Kramat, Senen, Jakarta Pusat, pihak kepolisian belum menetapkan satu pun tersangka.

"Kita masih mencari tahu siapa, dan ada atau tidak yang melakukan aborsi di tempat itu. Itu masih kita selidiki," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (18/6/2012).

Menurutnya, hingga kini polisi belum bisa menemukan indikasi adanya praktek aborsi di klinik pemeriksaan ibu hamil yang telah beroperasi selama satu tahun itu.

Sebelumnya, pihak Kepolisian melakukan penggerebekan terhadap sebuah klinik pemeriksaan ibu hamil di kawasan Kramat, Senen, Jakarta Pusat. Tempat tersebut dicurigai sebagai tempat praktek aborsi ilegal, karena tidak memiliki papan nama.

Namun saat melakukan penggerebekan, polisi tidak menemukan adanya praktek aborsi di klinik yang terletak di kawasan rumah hunian tersebut. Polisi hanya mendapati perawat, karyawan, dan pengunjung termasuk Pasangan suami istri didalamnya. (lil)

()
Berita Terkini
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
20 menit yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
29 menit yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
35 menit yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
48 menit yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
1 jam yang lalu
Integrasi Pendidikan,...
Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM
1 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved