Bayi baru lahir dibuang di pinggir jalan

Kamis, 07 Juni 2012 - 22:38 WIB
Bayi baru lahir dibuang...
Bayi baru lahir dibuang di pinggir jalan
A A A
Sindonews.com - Kasus pembuangan bayi kembali terjadi di Pulau Madura. Belum lama terjadi di Kabupaten Sampang, kali ini terjadi di Kabupaten Pamekasan. Seorang bayi laki-laki yang diduga baru lahir, dibuang begitu saja dan digeletakkan di tepi Jalan Desa Lenteng, Kabupaten Pamekasan.

Saat ditemukan oleh salah satu warga, bayi dalam posisi terbungkus tas plastik. Saat dibuka, posisi bayi masih bernyawa, meski dengan kondisi sebagian badan digigit semut. Bagian hidung bayi malang tersebut luka karena dimakan semut, beruntung semut tidak sampai masuk ke telinganya.

Malik, penemu bayi menyatakan, kasus penemuan bayi tersebut bermula saat dirinya hendak menghadiri pesta pernikahan temannya di Kabupaten Sumenep. Saat sampai di lokasi, dia mendengar suara tangis bayi yang terus menerus. Dia kemudian mencari asal suara bayi tersebut.

"Ternyata suara bayi tersebut berasal dari dalam selokan. Kondisinya sudah sangat memprihatinkan," ujarnya.

Malik menjelaskan, saat bayi itu ditemukan, masih lengkap dengan ari-ari yang melekat di tubuhnya. Ada kemungkinan, bayi tersebut baru lahir dan langsung dibuang oleh orang tuanya. Takut terjadi apa-apa, Malik langsung membawa pulang bayi tersebut untuk dirawat lebih lanjut.

Dia meminta ibunya, Suhairiyah, untuk memanggil dukun beranak dengan tujuan agar ari-ari bayi ini bisa dipotong. Selanjutnya, dia langsung membawa bayi ke bidan desa dan sekaligus melaporkan kasus penemuan tersebut ke kepala desa setempat, agar tidak dikelirukan.

"Kondisi bayi sudah berangsur normal, dibanding dengan saat ditemukan yang kondisinya cukup memprihatinkan," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Larangan, Saliman, menyatakan sudah menerima laporan penemuan bayi dari Malik. Kini, bayi tersebut masih dalam perawatan istri Malik dan bila sewaktu-waktu ada yang mengaku, maka bayi itu siap diberikan. Namun, pihak keluarga Malik, tidak keberatan jika harus merawat bayi tersebut hingga dewasa.

"Tidak ada yang perlu dikuatirkan, karena kondisi bayi sudah berangsur-angsur normal. Kini sedang dirawat oleh yang menemukan (Malik)," terangnya. (san)
()
Berita Terkini
Bea Cukai Pantoloan...
Bea Cukai Pantoloan Gagalkan Peredaran 224 Ribu Batang Rokok Ilegal di Palu
19 menit yang lalu
Muncul Siklon Tropis...
Muncul Siklon Tropis Maysak, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan
59 menit yang lalu
Perkuat Struktur di...
Perkuat Struktur di NTT, Partai Perindo Tunjuk Eks Kepala BKPPD Ade Manafe Pimpin Kota Kupang
1 jam yang lalu
Rakernas XVIII APEKSI...
Rakernas XVIII APEKSI Hasilkan 10 Rekomendasi untuk Perkuat Pembangunan Perkotaan
1 jam yang lalu
BNN-Bea Cukai Sita 3,37...
BNN-Bea Cukai Sita 3,37 Ton Narkotika, Sahroni: Kejar Bandar Utamanya
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Telusuri...
Pemprov DKI Telusuri Lahan Warga Pinggir Rel Pejompongan yang Terancam Digusur, Pramono: Saya Ingin Memanusiakan Orang
1 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved