Jokowi hapus Abraham Samad dalam website

Sabtu, 26 Mei 2012 - 17:49 WIB
Jokowi hapus Abraham...
Jokowi hapus Abraham Samad dalam website
A A A
Sindonews.com - Calon Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menghapus nama Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad di website resmi Jokowi-Ahok. Penghapusan itu dilakukan untuk menghindari politisasi KPK sebagai lembaga penegak hukum.

"Simpul relawan saya itu banyak sekali, jadi enggak mungkin saya bisa meng-handle semuanya. Saya sudah memerintahkan untuk menghapusnya," ujar Jokowi di Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (26/5/2012).

Menurut Jokowi, pemasangan nama Abraham Samad di website resmi Jokowi-Ahok atas inisiatif relawannya sendiri. Dia mengaku tidak pernah memerintahkan mereka untuk memasangnya. "Iya. Saya sudah perintahkan, dan itu harus hilang," tegasnya.

Pemasangan nama Abraham Samad dalam wibsite itu, merupakan bentuk ekspresi dari relawan yang bersemangat mendukung dirinya. Namun, tidak mengerti akan dampak politiknya. Jokowi mengaku, bisa memaklumi perbuatan relawannya tersebut, karena mereka banyak yang bukan dari partai politik.

"Saya sangat menghargai sekali Abraham Samad, jangan sampai lah beliau dibawa-bawa ke ranah politik. Karena saya sangat menghargai sekali beliau," tukasnya. (san)
()
Berita Terkini
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
12 menit yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
35 menit yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
1 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
2 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
3 jam yang lalu
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved