15 menit saja untuk lihat jasad korban Sukhoi
Selasa, 22 Mei 2012 - 10:09 WIB
15 menit saja untuk lihat jasad korban Sukhoi
A
A
A
Sindonews.com - Pihak keluarga yang hari ini rencananya akan melihat jenazah korban Sukhoi Superjet 100 akan diberikan waktu 15 menit untuk dapat melihat jenazah dari koleganya tersebut.
Menurut penjelasan Direktur Eksekutif Disaster Victim Identification, Kombes Pol Anton Castilani, setiap keluarga akan menjalani beberapa tahapan sebelum akhirnya bisa menemui jenazah korban yang telah diidentifikasi.
“Mereka nanti akan menemui tim antemortem terlebih dahulu, kemudian diarahkan ke psikolog yang telah kami siapkan untuk memberikan penjelasan mengenai kondisi sebenarnya untuk selanjutnya dapat melihat jenazah,“ jelas Anton kepada wartawan di RS Polri, Jakarta, Selasa (22/5/2012).
Anton pun mengatakan, proses tersebut baru akan dimulai pada pukul 13.00 WIB siang ini. Pihak keluarga akan dibagi untuk dapat melihat jenazah para korban.
“Nanti pihak keluarga akan diberi waktu maksimal 15 menit. Setiap keluarga kami batasi sebanyak tiga orang dan mereka akan bergilir setiap rombongan dengan lima keluarga, mereka juga akan didampingi tim antemortem, psikolog, juga polwan,“ tukasnya. (wbs)
.
Menurut penjelasan Direktur Eksekutif Disaster Victim Identification, Kombes Pol Anton Castilani, setiap keluarga akan menjalani beberapa tahapan sebelum akhirnya bisa menemui jenazah korban yang telah diidentifikasi.
“Mereka nanti akan menemui tim antemortem terlebih dahulu, kemudian diarahkan ke psikolog yang telah kami siapkan untuk memberikan penjelasan mengenai kondisi sebenarnya untuk selanjutnya dapat melihat jenazah,“ jelas Anton kepada wartawan di RS Polri, Jakarta, Selasa (22/5/2012).
Anton pun mengatakan, proses tersebut baru akan dimulai pada pukul 13.00 WIB siang ini. Pihak keluarga akan dibagi untuk dapat melihat jenazah para korban.
“Nanti pihak keluarga akan diberi waktu maksimal 15 menit. Setiap keluarga kami batasi sebanyak tiga orang dan mereka akan bergilir setiap rombongan dengan lima keluarga, mereka juga akan didampingi tim antemortem, psikolog, juga polwan,“ tukasnya. (wbs)
.
()