Rampas helm, 6 anak kolong diringkus polisi

Senin, 07 Mei 2012 - 18:58 WIB
Rampas helm, 6 anak...
Rampas helm, 6 anak kolong diringkus polisi
A A A
Sindonews.com - Lantaran beraksi layaknya geng motor dengan merampas helm milik dua pelajar, kini geng anak kolong harus meringkuk di sel Mapolsek Denpasar Timur.

Aksi bringas dilakukan sedikitnya enam Anak Baru Gede (ABG) yang masih berstatus sebagai pelajar itu dilakukan pada Selasa 1 Mei lalu. Setelah korban melaporkan peristiwa dialaminya itu, satu persatu pelaku ditangkapi polisi.

Enam pelaku yang diringkus petugas masing-masing IGM EAG (17), BAP (16), Af (17) GVA (17), YD (17) dan DM Ar(16). Mereka berasal dari anak anggota Tentara nasional Indonesia (TNI) yang tinggal di Asrama Kepaon, Denpasar.

Dari keterangan dihimpun, dua korban yang mengaku dianiaya dan dirampas helmnya yakni Ahmad Arfan (17) dan Muhammad Ahyar (19), keduanya tinggal di Jalan Diponegoro, Denpasar.

Kejadianya berawal saat kedua korban menaiki sepeda motor melintas di Jalan Panjaitan, Renon sekira pukul 21.30 WITA. Sementara para pelaku menaiki tiga sepeda motor langsung membuntuti dari belakang.

"Dua pelaku menyalip dan langsung menghentikan sepeda motor korban, sementara pelaku lainnnya merampas helmnya," ujar sumber dari kepolisian yang enggan disebutkan namanya, Senin (7/5/2012).

Semula korban sempat melakukan perlawanan dengan mempertahankan helmnya namun pelaku langsung melakukan pemukulan.

Dari laporan korban, polisi melakukan pengejaran dan diketahui jika kedua barang hasil kejahatan tersebut telah dijual ke pasar barang bekas di Jalan Gunung Agung. Dua helm itu laku seharga Rp440 ribu dan Rp350 ribu.

Dari pengakuan para pelaku, uang hasil kejahatan dipakai untuk membeli makan dan minum-minuman.

Kapolsek Denpasar Timur AKP I Wayan Parwata membenarkan telah mengamankan enam pelajar terlibat perampasan helm disertai tindak kekerasan.

"Para pelaku masih diperiksa intensif berikut barang bukti berupa uang hasil kejahatan serta tiga sepeda motor yang dipakai saat beraksi masih kami amankan untuk kepentingan penyidikan," imbuh Parwata.(azh)
()
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
46 menit yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
55 menit yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
1 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
1 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
3 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
4 jam yang lalu
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved