Pilgub DKI, Alex-Nono bidik masyarakat kecil

Senin, 07 Mei 2012 - 09:55 WIB
Pilgub DKI, Alex-Nono...
Pilgub DKI, Alex-Nono bidik masyarakat kecil
A A A
Sindonews.com - Pasangan calon gubernur (cagub) yang diusung Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP),dan Partai Damai Sejahtera (PDS) Alex Noerdin- Nono Sampono membidik dukungan warga yang tinggal di pinggiran Jakarta.

Akhir pekan lalu, pasangan ini meminta dukungan Dian Djuriah Maimun Al Rasyid, pemilik Masjid Dian Al-Mahri (Kubah Emas) di Kecamatan Cinere,Depok. Jamaah Masjid Kubah Emas banyak yang berasal dari wilayah Jakarta Selatan. Alex optimistis mendapat dukungan dari Dian, karena suaminya masih saudara sepupu Alex Noerdin.

"Ya, pastilah Ibu Dian mendukung saya sebagai calon gubernur. Pak Haji (suami Dian) adalah saudara saya," kata Alex saat acara Tablig Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Kubah Emas, Depok, akhir pekan lalu.

Dalam kesempatan itu, Alex-Nono kembali menegaskan tekadnya membenahi Jakarta dalam waktu tiga tahun. Diakui Alex, permasalahan Jakarta sangat kompleks.

Namun, ada masalah dasar yang harus dibenahi, yakni pendidikan, kesehatan,dan keamanan. Alex berjanji jika terpilih nanti dirinya akan menata sistem pendidikan sehari setelah pelantikan. "Peningkatan pendidikan gratis selama 12 tahun. Tanpa adanya uang sumbangan ataupun uang buku. Semua dibayarkan pemerintah," tandasnya.

Sementara itu, Nono Sampono akan memfokuskan pada masalah keamanan bagi warga Jakarta. Dia mengaku telah memiliki konsep dalam mengatasi masalah keamanan Jakarta. "Tanpa keamanan,warga Jakarta tidak bisa beraktivitas. Saya punya tiga poin untuk mengatasi keamanan Jakarta," ucap Nono.

Purnawirawan TNI AL (marinir) itu menjabarkan ketiga poin tersebut. Pertama, secara preventif dengan melibatkan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian keamanan. Kedua, preventif yaitu dengan melakukan penangkalan tindak kriminal.

Caranya, kata dia, dengan membangun sistem yang tepat. Ketiga, penegakan hukum. Siapa pun yang melanggar hukum harus ditindak tanpa pandang bulu. "Pemerintah daerah harus melakukan upaya pencegahan, jangan hanya menunggu. Artinya melibatkan tokoh masyarakat dan agama dalam menanggulangi keamanan Jakarta," jelasnya.

Dia mengakui, kriminalitas di Jakarta saat ini meningkat baik secara kualitas dan kuantitas. Ditambah lagi bermunculan organisasi massa ekstrem. Kondisi seperti ini membuat masyarakat resah. "Jakarta sering terjadi letupan masalah keamanan. Dalam waktu satu tahun,saya akan menangani masalah keamanan," tegasnya. (san)
()
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
12 menit yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
33 menit yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
41 menit yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
45 menit yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
1 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
2 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved