KNPB ngamuk, satu orang tewas

Kamis, 03 Mei 2012 - 13:00 WIB
KNPB ngamuk, satu orang...
KNPB ngamuk, satu orang tewas
A A A
Sindonews.com - Satu orang tewas setelah massa dari Komite Nasional Pembebasan Papua Barat mengamuk dan memblokade Jalan di Sentani, Jayapura, Papua. Beberapa kendaraan yang berada di jalan juga dibakar massa.

Kejadian tersebut terjadi pada pukul 19.00 WIB, Rabu 2 Mei 2012. Massa memblokade jalan Sentani usai pemakaman Tereli Karoba, salah seorang anggota KNPB yang tewas usai menggelar demonstrasi.

Setelah pemakaman, massa KNPB yang berjumlah ratusan langsung memblokade jalan dan merusak sejumlah bangunan dan membakar sejumlah sepeda motor. Salah seorang pengendara sepeda motor, Dedy melintas di kerumunan massa. Nahas, Dedy dianiaya dan sepeda motornya ikut dirusak.

Salah seorang saksi mata di tempat kejadian mengatakan saat kejadian, tidak ada satu pun petugas keamanan. "Massa bertindak brutal. Kendaraan dibakar dan beberapa bangunan dirusak," ujar salah seorang warga, Kamis (3/5/2012).

Hingga berita ini ditulis, situasi di Sentani masih mencekam. Seluruh toko di sepanjang jalan masin tutup. Anggota polisi dan Brimob terlihat berjaga di berbagai titik di Sentani.(azh)
()
Berita Terkini
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
22 menit yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
2 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
3 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
3 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
4 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
4 jam yang lalu
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved